Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Sepakbola

Bernardo Tavares Akui Persebaya Kurang Tenang saat Tumbang dari Bhayangkara

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Bernardo Tavares Akui Persebaya Kurang Tenang saat Tumbang dari Bhayangkara
Foto: (Sumber: Pemain Persebaya Surabaya Risto Mitrevski (kanan) tertunduk usai timnya dikalahkan oleh Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 2-1 di Stadion GBT Surabaya, Sabtu (14/2/2026) malam. ANTARA/Rizal Hanafi.)

Pantau - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menilai anak asuhnya tampil kurang tenang pada babak pertama saat kalah 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam laga Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (14/2).

Menurut Tavares, timnya lebih mengedepankan emosi setelah kebobolan gol pertama sehingga permainan tidak berjalan efektif.

“Kami bermain lebih dengan hati daripada dengan kepala,” ujarnya dalam konferensi pers usai laga.

Pada babak pertama, Bhayangkara hanya mencatat dua tembakan tepat sasaran dan keduanya berbuah gol melalui skema bola mati serta transisi cepat.

Sebaliknya, Persebaya menciptakan sejumlah peluang melalui Rivera dan Bruno Moreira namun gagal memaksimalkan penyelesaian akhir.

Tavares juga menyoroti minimnya kemenangan duel bola kedua serta dominasi lini tengah oleh tim tamu sebagai faktor penentu hasil pertandingan.

Memasuki babak kedua, Persebaya tampil lebih agresif dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 setelah melakukan sejumlah perubahan taktik termasuk memasukkan pemain muda dan mendorong bek tengah menjadi penyerang.

“Kami kalah karena lawan mencetak dua gol dan kami hanya satu, itu saja,” tegasnya.

Kiper Persebaya Andhika Ramadhani turut menyampaikan permohonan maaf kepada Bonek dan Bonita atas hasil yang tidak memuaskan.

Kekalahan ini membuat Persebaya gagal memaksimalkan laga kandang sementara Bhayangkara membawa pulang tiga poin penting dari Surabaya.

Penulis :
Gerry Eka