Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Sepakbola

Chelsea Ditahan Burnley 1-1 di Stamford Bridge, Gol Penyeimbang Tercipta pada Injury Time

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Chelsea Ditahan Burnley 1-1 di Stamford Bridge, Gol Penyeimbang Tercipta pada Injury Time
Foto: (Sumber: Penyerang Chelsea Joao Pedro (ketiga dari kanan) beraksi pada laga lanjutan Liga Inggris 2025/2026 kontra Burnley di Stadion Stamford Bridge, London, Sabtu (21/2/2026). Pertandingan itu berakhir dengan skor sama kuat 1-1. (Chelseafc.com).)

Pantau - Chelsea FC harus puas bermain imbang 1-1 melawan Burnley FC pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Stamford Bridge setelah kebobolan pada masa injury time.

Chelsea unggul lebih dahulu melalui gol Joao Pedro pada menit keempat sebelum Burnley menyamakan kedudukan lewat Zian Flemming pada menit ke-90+3.

Hasil tersebut membuat Chelsea naik ke peringkat keempat klasemen sementara dengan 45 poin dari 27 laga atau jumlah yang sama dengan Manchester United yang belum memainkan pertandingan pekan ini.

Burnley masih berada di zona degradasi tepatnya posisi ke-19 dengan 19 poin dari 27 laga.

Gol Chelsea berawal dari umpan Moises Caicedo kepada Pedro Neto yang diteruskan dengan umpan silang mendatar ke depan gawang dan disambar Joao Pedro.

Kiper Martin Dubravka sempat menangkap bola sambil terjatuh namun bola telah melewati garis gawang sehingga Chelsea memimpin 1-0.

Burnley merespons melalui peluang Hannibal Mejbri dan Lesley Ogochukwu namun mampu diamankan Robert Sanchez.

Chelsea hampir menambah keunggulan lewat peluang Cole Palmer tetapi tembakannya masih dapat dihentikan Dubravka.

Chelsea harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-72 setelah Wesley Fofana menerima kartu kuning kedua.

Unggul jumlah pemain Burnley meningkatkan tekanan dan akhirnya menyamakan skor pada masa injury time melalui sundulan Zian Flemming memanfaatkan sepak pojok James Ward-Prowse.

Burnley hampir membalikkan keadaan lewat peluang Jacob Bruun Larsen namun bola melambung tipis di atas gawang.

Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Penulis :
Gerry Eka