
Pantau - Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa mengakui efektivitas serangan Osasuna menjadi faktor pembeda dalam kekalahan 1-2 pada lanjutan Liga Spanyol di Stadion El Sadar, Pamplona.
Dari catatan statistik, Osasuna mampu mencetak dua gol dari dua tembakan tepat sasaran, sementara Madrid hanya menghasilkan satu gol meski melepaskan lima tembakan tepat sasaran.
“Osasuna memainkan permainan mereka. Dua kali menembak ke gawang, mereka mencetak dua gol,” ujar Arbeloa.
Arbeloa juga menyoroti gol kedua Osasuna yang dicetak Raul Garcia dan disahkan setelah intervensi VAR usai sempat dinilai offside.
Ia menyatakan timnya belum tampil maksimal dan meminta para pemain meningkatkan intensitas permainan di tengah jadwal padat yang mengharuskan bertanding setiap tiga hari sekali.
Osasuna membuka keunggulan melalui Ante Budimir pada menit ke-38 sebelum Vinicius Junior menyamakan kedudukan pada menit ke-73.
Raul Garcia memastikan kemenangan tuan rumah lewat gol pada menit ke-90.
Hasil tersebut membuat Real Madrid gagal memperkokoh posisi puncak klasemen dengan koleksi 60 poin dari 25 laga.
Osasuna naik ke peringkat kesembilan dengan 33 poin serta memperpanjang tren tanpa kekalahan dalam lima pertandingan terakhir dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang.
- Penulis :
- Gerry Eka







