
Pantau - Pelatih tim nasional Italia Gennaro Gattuso meminta para pemainnya tetap tenang jelang laga semifinal playoff Piala Dunia 2026 melawan Irlandia Utara yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (27/3) WIB.
Tekanan Sejarah dan Mentalitas Tim
Gattuso menegaskan pentingnya menghilangkan beban kegagalan masa lalu agar peluang lolos ke putaran final tetap terjaga.
“Kami harus bisa membuat para pemain merasa lebih tenang. Italia memang tidak tampil di dua Piala Dunia terakhir, tetapi tidak perlu membebani mereka. Ini adalah pemain-pemain yang pernah menjuarai Euro dan tampil di final Liga Champions. Mereka sudah terbiasa dengan pertandingan seperti ini,” ungkap Gattuso.
Bayang-bayang kegagalan lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022 masih menghantui skuad Gli Azzurri hingga saat ini.
Sejak menjuarai Piala Dunia 2006, Italia hanya mencatat satu kemenangan di turnamen tersebut, yakni saat mengalahkan Inggris 2-1 pada fase grup.
Gattuso menyebut timnya harus memperbaiki kelemahan mental yang selama ini menjadi kendala utama di ajang internasional tersebut.
Fokus Laga dan Kondisi Skuad
Gattuso menekankan bahwa timnya harus sepenuhnya fokus menghadapi Irlandia Utara tanpa mencari alasan lain.
“Tidak ada alasan, kami hanya harus memikirkan pertandingan hari Kamis. Kami harus memiliki mentalitas dan ketenangan yang tepat. Kami menghormati lawan, tetapi harus tetap jernih dan peka terhadap bahaya,” katanya.
Jika berhasil menang, Italia akan menghadapi pemenang antara Wales atau Bosnia & Herzegovina pada final playoff 31 Maret untuk memperebutkan tiket ke Piala Dunia di Amerika Utara.
Dalam kesempatan yang sama, Gattuso juga mengonfirmasi penyerang Liverpool Federico Chiesa meninggalkan pemusatan latihan karena masalah fisik.
“Ia mengalami beberapa masalah fisik, dan kami memutuskan tidak ada gunanya dia tetap di sini. Saat saya mendengar dia memiliki masalah dan keraguan, saya harus mengambil keputusan. Dia merasa tidak siap, jadi memilih pulang,” ujar Gattuso.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







