HOME  ⁄  Sepakbola

Klaim Uang Pecahan Rp18.000 Bergambar Prabowo dan Gibran Dipastikan Hoaks

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Klaim Uang Pecahan Rp18.000 Bergambar Prabowo dan Gibran Dipastikan Hoaks
Foto: (Sumber :Arsip - Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta, Kamis (23/4/2026). ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/wsj. (Darryl Ramadhan).)

Pantau - Klaim yang menyebut Bank Indonesia akan menerbitkan uang pecahan Rp18.000 bergambar Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dipastikan tidak benar setelah tidak ditemukan pengumuman resmi dari pemerintah maupun Bank Indonesia.

Unggahan yang beredar di media sosial menampilkan ilustrasi uang berwarna hijau kebiruan dengan gambar Prabowo dan Gibran serta mencantumkan logo Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih.

Tidak Ada Pengumuman Resmi dari Bank Indonesia

Berdasarkan penelusuran, tidak terdapat informasi resmi yang menyatakan Bank Indonesia akan menerbitkan uang pecahan Rp18.000 sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut.

Bank Indonesia saat ini hanya menetapkan Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022 sebagai alat pembayaran yang sah dengan pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000.

Pecahan Rp18.000 tidak termasuk dalam daftar uang rupiah yang resmi berlaku dan beredar di Indonesia.

Desain yang Beredar Tidak Sesuai Karakteristik Rupiah Resmi

Desain uang yang beredar di media sosial juga tidak sesuai dengan karakteristik uang rupiah yang diterbitkan secara resmi oleh Bank Indonesia.

Selain itu, tidak ada pengumuman mengenai penerbitan uang baru yang memuat gambar Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, logo Program Makan Bergizi Gratis, maupun Koperasi Desa Merah Putih.

Dengan demikian, klaim mengenai uang pecahan Rp18.000 bergambar Prabowo dan Gibran dinyatakan sebagai hoaks dan masyarakat diimbau mengacu pada informasi resmi dari Bank Indonesia terkait penerbitan mata uang rupiah.

Penulis :
Aditya Yohan