HOME  ⁄  Sepakbola

PSIM Yogyakarta Bertekad Bangkit Lawan Bhayangkara FC, Guntur Cahyo Utomo Siapkan Tim Akhiri Tren Buruk di BRI Super League

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

PSIM Yogyakarta Bertekad Bangkit Lawan Bhayangkara FC, Guntur Cahyo Utomo Siapkan Tim Akhiri Tren Buruk di BRI Super League
Foto: (Sumber :Arsip - Pesepak bola PSIM Yogyakarta Pulga Vidal (kedua kanan) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar Stevan Jevtoski (kanan) pada laga BRI Super League 2026–2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, D.I. Yogyakarta, Jumat (16/10/2026). PSM Makassar menang atas PSIM Yogyakarta dengan skor 2-1. ANTARA FOtO/Andreas Fitri Atmoko/tom.)

Pantau - PSIM Yogyakarta mengusung misi bangkit dari keterpurukan saat menghadapi Bhayangkara FC pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (20/10/2026) malam.

Pelatih interim PSIM Yogyakarta, Guntur Cahyo Utomo, menegaskan seluruh pemain berkomitmen memberikan penampilan terbaik demi mengakhiri rentetan hasil negatif dalam lima pertandingan awal musim ini.

"Kami semua berkomitmen untuk tampil maksimal di laga lawan Bhayangkara FC," kata Guntur, dikutip dari laman resmi I.League, Selasa (20/10/2026).

PSIM Yogyakarta saat ini berada di peringkat ke-16 klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi satu poin dari lima pertandingan, terpaut tiga poin dari zona aman.

PSIM Yogyakarta Berusaha Bangkit Setelah Pergantian Pelatih

PSIM Yogyakarta menghadapi pertandingan melawan Bhayangkara FC di tengah perubahan dalam jajaran kepelatihan setelah resmi berpisah dengan pelatih asal Belanda, Jean-Paul van Gastel, pada akhir pekan lalu.

Keputusan tersebut diambil setelah PSIM gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan pertama BRI Super League 2026/2027.

Selama ditangani Van Gastel pada awal musim ini, PSIM hanya mampu bermain imbang melawan Persita Tangerang sebelum menelan empat kekalahan beruntun dari Persebaya Surabaya, Madura United, Persija Jakarta, dan PSM Makassar.

Kekalahan terakhir dialami PSIM ketika menghadapi PSM Makassar dengan skor 1-2 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (16/10/2026).

Guntur mengakui terdapat dinamika internal setelah pergantian pelatih, tetapi seluruh anggota tim berusaha mengesampingkan situasi tersebut untuk berkonsentrasi menghadapi pertandingan berikutnya.

Menurutnya, PSIM masih memiliki fondasi permainan yang kuat berkat pembentukan tim yang telah dilakukan Van Gastel sejak awal musim 2025/2026.

Fondasi tersebut diharapkan dapat menjadi modal penting bagi PSIM untuk memperbaiki performa sepanjang sisa kompetisi musim ini.

Jadwal Padat Jadi Tantangan Guntur Cahyo Utomo

Persiapan PSIM Yogyakarta menghadapi Bhayangkara FC juga dihadapkan pada jadwal kompetisi yang padat sehingga waktu latihan menjadi terbatas.

Setelah menjalani pertandingan melawan PSM Makassar pada Jumat (16/10/2026), skuad PSIM tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan persiapan sebelum kembali bertanding.

Meski demikian, Guntur meminta para pemain tetap fokus memperbaiki penampilan dan meningkatkan komitmen untuk meraih hasil positif.

Pelatih interim tersebut juga tidak ingin timnya terlalu memikirkan catatan Bhayangkara FC yang belum terkalahkan dalam lima pertandingan awal musim.

Bhayangkara FC Belum Terkalahkan, PSIM Tetap Bidik Poin

Bhayangkara FC menjadi lawan yang tidak mudah bagi PSIM Yogyakarta karena mampu mempertahankan catatan tidak terkalahkan sepanjang lima pekan pertama BRI Super League 2026/2027.

Guntur menyadari kualitas pemain yang dimiliki Bhayangkara FC, tetapi menegaskan PSIM akan lebih berkonsentrasi pada kesiapan tim sendiri.

"Mereka punya banyak pemain bagus. Tapi kami sepakat, kami butuh komitmen lebih untuk laga lawan Bhayangkara FC. Kami akan fokus pada tim kami sendiri untuk bisa mencuri poin di laga besok," kata Guntur.

Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi PSIM untuk menghentikan tren tanpa kemenangan sekaligus memperbaiki posisi di papan bawah klasemen.

Dengan satu poin dari lima pertandingan, PSIM membutuhkan tambahan angka untuk memperkecil jarak dari zona aman dan menghindari tekanan lebih besar dalam persaingan BRI Super League musim ini.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026