HOME  ⁄  Sepakbola

Madura United Kalahkan PSM Makassar 1-0, Penalti Stefan Jevtoski Gagal dan Iran Junior Jadi Penentu

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Madura United Kalahkan PSM Makassar 1-0, Penalti Stefan Jevtoski Gagal dan Iran Junior Jadi Penentu
Foto: Pesepak bola PSM Makassar Kodai Tanaka berebut bola di udara dengan pesepak bola Madura United Pedro Filipe Monteiro saat pertandingan BRI Super League di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/10/2026). Madura United menang atas PSM Makassar dengan skor 1-0 (sumber: ANTARA FOTO/Hasrul Said)

Pantau - Madura United berhasil mengalahkan tuan rumah PSM Makassar dengan skor 1-0 pada pertandingan pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Sabtu (31/10).

Gol tunggal kemenangan Madura United dicetak Iran Junior pada menit ketujuh setelah memanfaatkan umpan Gali Freitas yang berhasil menembus pertahanan PSM Makassar.

Kemenangan tersebut membuat Madura United mengoleksi 16 poin dari delapan pertandingan, sementara PSM Makassar tertahan dengan sembilan poin dari jumlah laga yang sama.

PSM sebenarnya tampil menyerang sejak awal pertandingan dan mendapatkan sejumlah peluang untuk mencetak gol, tetapi gagal memanfaatkan kesempatan tersebut.

Salah satu peluang terbaik Juku Eja hadir melalui tendangan penalti Stefan Jevtoski pada menit ke-23 yang berhasil digagalkan penjaga gawang Madura United, Angga Saputro.

Iran Junior Cetak Gol Cepat, Madura United Unggul pada Babak Pertama

PSM Makassar langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal pertandingan dengan berusaha menguasai permainan dan menekan pertahanan Madura United.

Tim tuan rumah mendapatkan peluang melalui Rizky Eka Pratama dan Victor Luiz, tetapi upaya keduanya belum mampu menghasilkan gol.

Meskipun PSM tampil agresif, Madura United justru berhasil membuka keunggulan melalui serangan yang dibangun Gali Freitas pada menit ketujuh.

Gali Freitas mengirimkan umpan kepada Iran Junior yang kemudian berhasil membobol gawang PSM Makassar untuk membawa tim tamu unggul 1-0.

Gol cepat tersebut membuat PSM meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan dan mencari gol penyama kedudukan.

Juku Eja terus berupaya membongkar pertahanan Madura United dengan memanfaatkan pergerakan para pemain di lini depan.

Kesempatan besar akhirnya diperoleh PSM pada menit ke-23 setelah wasit memberikan hadiah tendangan penalti kepada tuan rumah.

Stefan Jevtoski dipercaya menjadi eksekutor untuk membawa PSM menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Namun, tendangan penalti Jevtoski berhasil digagalkan Angga Saputro yang menjaga gawang Madura United.

Penyelamatan tersebut memastikan Laskar Sape Kerrab tetap mempertahankan keunggulan satu gol atas tuan rumah.

Kegagalan penalti menjadi kerugian bagi PSM karena kesempatan untuk menyamakan kedudukan pada babak pertama tidak berhasil dimanfaatkan.

Setelah peluang tersebut terbuang, PSM kembali meningkatkan tekanan melalui sejumlah serangan ke pertahanan Madura United.

Namun, hingga babak pertama berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta sehingga Madura United tetap unggul 1-0.

PSM Makassar Dominasi Penguasaan Bola hingga 60 Persen pada Babak Kedua

Memasuki babak kedua, PSM Makassar berusaha meningkatkan intensitas permainan untuk mengejar ketertinggalan di hadapan pendukung sendiri.

Tim berjuluk Juku Eja tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan terus memberikan tekanan kepada lini pertahanan Madura United.

PSM tercatat menguasai bola hingga 60 persen sepanjang pertandingan, menunjukkan dominasi tuan rumah dalam mengendalikan permainan.

Selain unggul dalam penguasaan bola, PSM juga melepaskan belasan tembakan untuk menciptakan peluang mencetak gol.

Namun, berbagai upaya tersebut belum mampu menghasilkan gol penyama kedudukan karena pertahanan Madura United tampil disiplin.

Pedro Monteiro dan Jorge Mendonca menjadi bagian penting dalam menjaga lini belakang tim tamu dari tekanan para pemain PSM.

Keduanya membantu Madura United mempertahankan keunggulan dengan meredam sejumlah serangan yang dibangun tuan rumah.

PSM terus mencari celah untuk menembus pertahanan Madura United, tetapi dominasi permainan belum mampu dikonversi menjadi gol.

Meskipun mendapatkan tekanan sepanjang babak kedua, Madura United tetap mampu menjaga keunggulan melalui organisasi pertahanan yang solid.

Madura United Bawa Pulang Tiga Poin dari Parepare, PSM Tertahan Sembilan Poin

Madura United akhirnya memastikan kemenangan 1-0 setelah berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang pertandingan dibunyikan.

Gol cepat Iran Junior pada menit ketujuh menjadi penentu kemenangan Laskar Sape Kerrab dalam pertandingan tandang menghadapi PSM Makassar.

Keberhasilan Angga Saputro menggagalkan penalti Stefan Jevtoski juga menjadi salah satu momen penting yang membantu Madura United mengamankan tiga poin.

Hasil tersebut membuat Madura United berhasil membawa pulang kemenangan dari Stadion Gelora B.J. Habibie meskipun mendapatkan tekanan dari tuan rumah.

Sebaliknya, PSM Makassar harus menerima kekalahan di kandang sendiri setelah gagal memanfaatkan sejumlah peluang sepanjang pertandingan.

Dominasi penguasaan bola hingga 60 persen dan belasan tembakan belum cukup bagi Juku Eja untuk menghindari kekalahan.

Kegagalan penalti Stefan Jevtoski pada babak pertama menjadi salah satu kesempatan terbaik PSM yang tidak berhasil dimaksimalkan.

Dengan tambahan tiga poin, Madura United kini mengumpulkan 16 poin dari delapan pertandingan BRI Super League 2026/2027.

Sementara itu, PSM Makassar tetap mengoleksi sembilan poin dari delapan laga setelah gagal meraih angka dalam pertandingan kandang melawan Madura United.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026