
Pantau - NASA merampungkan gladi bersih penting untuk misi Bulan berawak Artemis II pada Kamis 19 Februari 2026 di Kennedy Space Center, Florida, Amerika Serikat, dengan melakukan pengisian penuh bahan bakar roket Space Launch System atau SLS serta demonstrasi rangkaian hitung mundur peluncuran.
Gladi bersih tersebut mencakup pengisian lebih dari 700.000 galon propelan cair ke dalam roket dan dua kali percobaan penghitungan akhir atau terminal count sebagai tahap terakhir dari hitung mundur.
Uji coba ini dilakukan untuk memverifikasi seluruh prosedur prapeluncuran setelah sebelumnya pada 3 Februari 2026 hitung mundur terhenti akibat kebocoran hidrogen cair.
Pengisian Hidrogen Dipantau Ketat
Dalam uji coba terbaru, sejumlah tim memantau secara ketat operasi pengisian hidrogen yang sebelumnya menimbulkan tantangan teknis.
Konsentrasi gas hidrogen terpantau tetap berada di bawah batas yang diizinkan selama proses pengisian berlangsung.
Para teknisi menyatakan keyakinan terhadap segel baru yang dipasang pada bagian interface untuk menyalurkan bahan bakar ke roket.
NASA juga mengungkapkan sempat terjadi gangguan komunikasi darat sementara pada awal operasi pengisian bahan bakar di Pusat Kendali Peluncuran.
Para operator kemudian beralih ke sistem komunikasi cadangan guna memastikan proses tetap berjalan aman.
Komunikasi normal akhirnya berhasil dipulihkan setelah teknisi mengidentifikasi perangkat yang memicu gangguan tersebut.
Ketua Tim Manajemen Misi Artemis II, John Honeycutt, mengatakan dalam konferensi pers pada Jumat 20 Februari 2026, "Saat kami melakukan uji coba tiga pekan lalu, perangkat keras tersebut memberikan sinyal kepada kami, jadi kami mendengarkannya. Langkah-langkah perbaikan yang kami ambil ternyata berjalan dengan sangat baik," ungkapnya.
Simulasi Penutupan Palka dan Rencana Peluncuran
Tim juga mengerahkan kru penutup atau closeout crew ke landasan peluncuran untuk mendemonstrasikan penutupan pintu palka wahana antariksa Orion sebagai bagian dari simulasi prapeluncuran penuh.
NASA menyatakan gladi bersih roket merupakan uji coba prapeluncuran penuh yang dirancang untuk mengisi bahan bakar secara maksimal dan memastikan seluruh prosedur hitung mundur berjalan sesuai rencana sebelum peluncuran resmi dilakukan.
Hingga kini NASA belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi Artemis II, namun persiapan terus dilakukan untuk menjaga fleksibilitas dalam rentang peluncuran Maret mendatang.
Misi Artemis II akan membawa empat astronot dalam perjalanan sekitar 10 hari mengelilingi Bulan dan kembali ke Bumi.
Kru misi terdiri dari astronot NASA Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch serta satu astronot dari Badan Antariksa Kanada atau Canadian Space Agency yaitu Jeremy Hansen.
- Penulis :
- Arian Mesa







