Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Tren Ponsel 2026 Diprediksi Kembali Gunakan Fitur Lama Demi Tekan Harga

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Tren Ponsel 2026 Diprediksi Kembali Gunakan Fitur Lama Demi Tekan Harga
Foto: (Sumber: Arsip foto - Pelanggan memilih perangkat di gerai penyewaan ponsel di Cimahi, Jawa Barat. ANTARA FOTO/ABDAN SYAKURA.)

Pantau - Produsen perangkat elektronik diperkirakan akan menghadirkan kembali sejumlah fitur lama pada ponsel yang dirilis tahun 2026 sebagai strategi menekan biaya produksi di tengah kenaikan harga komponen.

Informasi ini berasal dari bocoran Digital Chat Station di platform Weibo.

Ponsel 2026 diprediksi memiliki konfigurasi RAM maksimal 8GB dan memori internal hingga 512GB.

Beberapa model disebut akan menggunakan layar waterdrop-notch dengan refresh rate 90Hz.

Dukungan kartu SIM bersamaan dengan microSD juga diperkirakan akan kembali hadir.

Desain ponsel kemungkinan menggunakan bingkai plastik dengan sensor sidik jari optik.

Tren ini berbeda dengan arah industri sebelumnya yang mengedepankan refresh rate tinggi serta desain layar punch-hole atau under-display.

Industri juga sempat meninggalkan fitur penyimpanan tambahan seperti microSD.

Kembalinya fitur lama dipicu oleh kenaikan biaya komponen seperti RAM dan penyimpanan.

Sejumlah merek seperti OnePlus, Oppo, Vivo, dan iQOO telah menaikkan harga perangkat terjangkau mereka.

Samsung juga meningkatkan harga ponsel di beberapa pasar besar seperti India.

Di sisi lain, daya beli konsumen tidak selalu meningkat seiring kenaikan harga perangkat.

Produsen diperkirakan mencari strategi untuk menjaga harga tetap terjangkau.

Salah satu langkah yang diambil adalah menggunakan kembali spesifikasi dan desain lama.

Langkah ini dinilai dapat menekan biaya produksi sekaligus mempertahankan fungsi penting bagi pengguna.

Fitur seperti penyimpanan tambahan masih dianggap berguna oleh banyak konsumen.

Penulis :
Gerry Eka