HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Mahasiswa Unpam Edukasi Pelajar soal Keamanan Data di Era AI untuk Cegah Kejahatan Digital

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Mahasiswa Unpam Edukasi Pelajar soal Keamanan Data di Era AI untuk Cegah Kejahatan Digital
Foto: (Sumber: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) mahasiswa S2 Program Pascasarjana Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (Unpam) di SMP Islam At-Taqwa Pamulang, Tangerang Selatan terkat bahaya kecerdasan buatan dan keamanan data diri di era digital. ANTARA/Irfan.)

Pantau - Sejumlah mahasiswa S2 dari Universitas Pamulang menggelar sosialisasi keamanan data kepada pelajar sebagai upaya mencegah kejahatan digital di era kecerdasan buatan.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya menjaga data pribadi dari potensi kebocoran.

Mahasiswa I Made Mustika Kerta Astawa menjelaskan pentingnya penggunaan kata sandi yang kuat serta penggantian secara berkala.

"Tujuannya adalah mencegah terjadinya kebocoran data. Apalagi sekarang banyak aplikasi yang mengharuskan penyertaan email dan bisa jadi ada upaya kejahatan di dalam. Pemeriksaan ini penting guna mencegah penyalahgunaan data," ungkapnya.

Pelajar juga dianjurkan memeriksa email melalui layanan khusus untuk mendeteksi potensi kebocoran data.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan dosen dan mahasiswa.

Dosen Rafi Mahmud Zain menekankan pentingnya literasi digital di tengah perkembangan teknologi AI yang pesat.

Materi yang disampaikan mencakup bahaya aplikasi berbahaya, hoaks, hingga judi online.

Edukasi ini diharapkan membuat pelajar menjadi pengguna teknologi yang bijak dan mampu menjaga privasi.

Kepala sekolah Budi Waluyo mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai menambah wawasan siswa.

"AI ada dimana-mana dan tanpa sadar kita semua adalah pengguna AI, AI adalah alat yang sangat kuat dan kekuatan sesungguhnya ada pada yang menggunakannya dengan bijak, maka selalu jaga privasi, selalu verifikasi, dan berpikir kritis jangan mudah percaya," ujarnya.

Penulis :
Gerry Eka