HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Ilmuwan China Berhasil Kloning Massal Kambing Perah Super Produktif

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Ilmuwan China Berhasil Kloning Massal Kambing Perah Super Produktif
Foto: (Sumber: Ilmuwan China sukses mengkloning massal kambing perah produktivitas super tinggi. ANTARA/Xinhua..)

Pantau - Para ilmuwan China berhasil mengkloning enam kambing perah penghasil susu super tinggi di Provinsi Shaanxi, menandai keberhasilan pertama kloning massal kambing perah di negara tersebut sekaligus menjadi terobosan baru dalam teknologi peternakan modern.

Proyek kloning itu dipimpin tim peneliti dari Universitas Sains dan Teknologi Pertanian dan Kehutanan Barat Laut China atau Northwest A&F University (NWAFU).

Enam kambing hasil kloning terdiri dari empat jantan dan dua betina yang berasal dari kambing unggulan jenis Saanen dengan produksi susu tahunan rata-rata lebih dari 2.800 kilogram.

“Kambing donor itu juga menunjukkan kadar lemak dan protein susu yang jauh lebih baik daripada kambing biasa,” kata Kepala Tim Peneliti Wang Xiaolong kepada Xinhua, Kamis.

Teknologi Kloning Pangkas Waktu Pembiakan

Selain produktivitas susu tinggi, kambing donor juga memiliki kemampuan reproduksi stabil, daya tahan penyakit yang baik, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan secara kuat.

Tim peneliti menggunakan sistem pemuliaan molekuler canggih yang menggabungkan seleksi genomik dan kloning sel somatik.

Teknologi tersebut memungkinkan proses isolasi sel somatik berkualitas tinggi hingga rekonstruksi embrio dilakukan secara presisi.

Seluruh tahapan mulai dari pembentukan lini sel, transfer embrio, hingga pemantauan kehamilan berhasil dioptimalkan hingga menghasilkan kloning massal yang sukses.

Industri Peternakan China Diproyeksikan Lebih Efisien

Teknologi kloning dinilai mampu mempercepat proses pembiakan kambing unggulan dibanding metode konvensional yang membutuhkan waktu delapan hingga 10 tahun.

Selain itu, teknologi ini juga dinilai mampu mengatasi hambatan industri peternakan seperti lambatnya regenerasi kambing unggulan dan sulitnya mempertahankan sifat unggul dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Provinsi Shaanxi sendiri diketahui menjadi pusat industri susu kambing di China dengan populasi mencapai 40 persen kambing perah nasional dan mengolah sekitar 80 persen produk susu kambing negara tersebut.

China Fokus Tingkatkan Industri Peternakan Modern

Pemerintah China melalui Rencana Lima Tahun ke-15 periode 2026 hingga 2030 menargetkan pembangunan sistem pasokan pangan yang lebih beragam, termasuk peningkatan kualitas dan efisiensi sektor peternakan.

Keberhasilan kloning massal kambing perah ini dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung modernisasi industri peternakan dan ketahanan pangan nasional China.

Penulis :
Ahmad Yusuf