
Pantau - Institut Penelitian Informasi Kedirgantaraan Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (AIRCAS) meraih penghargaan prestasi dari Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) berkat pengembangan CropWatch, platform pemantauan tanaman pertanian global berbasis komputasi awan yang telah membantu lebih dari 40 negara dan kawasan.
Penghargaan FAO Achievement Award tersebut diserahkan dalam upacara penutupan Forum Pangan Dunia atau World Food Forum di Roma, Italia, Jumat (16/10/2026).
CropWatch dikembangkan oleh tim peneliti AIRCAS yang dipimpin Wu Bingfang untuk menyediakan informasi kondisi tanaman pertanian serta mendukung pengambilan kebijakan ketahanan pangan berdasarkan data ilmiah.
FAO memberikan penghargaan tersebut karena CropWatch dinilai berhasil menyederhanakan proses pemantauan tanaman pertanian yang sebelumnya rumit menjadi layanan digital terbuka dan mudah diakses secara global.
CropWatch Bantu Lebih dari 40 Negara Pantau Kondisi Pertanian
Platform CropWatch dirancang untuk membantu berbagai negara memantau perkembangan tanaman pertanian melalui layanan berbasis komputasi awan.
Menurut tim peneliti AIRCAS, teknologi tersebut telah dimanfaatkan oleh lebih dari 40 negara dan kawasan untuk mendukung pemantauan pertanian.
Informasi yang dihasilkan CropWatch juga digunakan sebagai bahan pendukung dalam perumusan kebijakan ketahanan pangan berbasis data ilmiah.
Pengembangan platform tersebut memungkinkan pengguna memperoleh informasi pemantauan tanaman pertanian tanpa harus mengandalkan sistem pengolahan data yang rumit.
FAO mengapresiasi kemudahan akses yang ditawarkan CropWatch karena layanan pemantauan pertanian dapat digunakan secara lebih luas oleh berbagai negara.
Teknologi CropWatch Terintegrasi dengan Platform FAO
Tim peneliti AIRCAS menjelaskan bahwa CropWatch telah terintegrasi dengan Hand-in-Hand Geospatial Platform milik FAO.
Platform tersebut juga terhubung dengan Knowledge Hub yang dikelola oleh Group on Earth Observations (GEO).
Integrasi ini memungkinkan informasi pemantauan tanaman pertanian dari CropWatch menjadi salah satu sumber data bagi pengguna internasional.
CropWatch juga berfungsi sebagai sumber informasi independen untuk membantu pengguna memperoleh data kondisi pertanian secara tepat waktu.
Melalui pemanfaatan teknologi digital, platform tersebut mendukung penyediaan informasi yang dapat digunakan dalam analisis pertanian dan perencanaan ketahanan pangan.
Buletin CropWatch Jangkau Pengguna di 173 Negara dan Kawasan
Selain menyediakan layanan pemantauan tanaman pertanian, tim AIRCAS secara berkala menerbitkan CropWatch Bulletin.
Buletin tersebut memuat informasi hasil pemantauan pertanian yang dihasilkan melalui platform CropWatch.
Menurut tim peneliti, publikasi tersebut telah melayani pengguna di 173 negara dan kawasan.
Jangkauan tersebut menunjukkan pemanfaatan informasi CropWatch tidak hanya terbatas pada negara yang menggunakan platform untuk kegiatan pemantauan langsung.
Tim AIRCAS menyatakan buletin tersebut menjadi salah satu sumber informasi pertanian bagi pengguna di berbagai wilayah dunia.
Peneliti AIRCAS Sebut Penghargaan FAO Jadi Tonggak Baru
Pemimpin tim pengembang CropWatch, Wu Bingfang, mengatakan penghargaan FAO merupakan bentuk pengakuan terhadap upaya penelitian dan pengembangan teknologi yang telah dilakukan selama lebih dari tiga dekade.
"Ini bukanlah akhir, melainkan sebuah tonggak pencapaian dalam perjalanan baru ke depan," ujar Wu kepada Xinhua setelah menerima penghargaan.
Wu menyampaikan bahwa timnya akan terus meningkatkan kemampuan inovasi, kemudahan penggunaan, dan kapasitas layanan CropWatch bagi pengguna internasional.
Pengembangan tersebut juga akan dilakukan melalui penguatan kerja sama dengan FAO dan berbagai organisasi internasional lainnya.
Tim peneliti berharap semakin banyak negara mampu mengembangkan kemampuan pemantauan tanaman pertanian secara mandiri.
CropWatch Diharapkan Dukung Target Dunia Tanpa Kelaparan
Pengembangan CropWatch diarahkan untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya target tanpa kelaparan atau zero hunger.
Melalui penyediaan informasi pertanian berbasis data ilmiah, platform tersebut diharapkan membantu negara-negara memperkuat kemampuan pemantauan tanaman dan penyusunan kebijakan ketahanan pangan.
Penghargaan FAO Achievement Award sendiri diberikan kepada individu maupun lembaga yang menunjukkan prestasi luar biasa dalam bidang yang berkaitan dengan pangan dan pertanian.
Bidang penghargaan tersebut mencakup perikanan, kehutanan, iklim, pengelolaan lahan dan air, serta kesehatan hewan dan tumbuhan.
FAO juga memberikan perhatian terhadap kontribusi dalam pertanian berkelanjutan, pembangunan pedesaan, dan penguatan ketahanan pangan.
Penghargaan kepada AIRCAS menjadi pengakuan atas kontribusi pengembangan CropWatch dalam memperluas akses informasi pemantauan pertanian bagi pengguna di berbagai negara.
- Penulis :
- Gerry Eka




