HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Jangan Langsung Dibuang, Ini Cara Mengelola Ponsel Lama agar Tidak Menjadi Limbah Elektronik

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Jangan Langsung Dibuang, Ini Cara Mengelola Ponsel Lama agar Tidak Menjadi Limbah Elektronik
Foto: Sejumlah ponsel lama yang disimpan di dalam laci.

Pantau - Ponsel lama yang sudah tidak digunakan sebaiknya tidak langsung dibuang ke tempat sampah karena masih mengandung material berharga serta berpotensi menimbulkan risiko terhadap keamanan data pribadi dan lingkungan.

Perangkat elektronik yang dibiarkan menumpuk di dalam laci sebenarnya masih dapat dimanfaatkan kembali melalui perbaikan, penjualan, program tukar tambah, maupun daur ulang.

Peneliti material dan lingkungan dari Temple University, Astha Upadhyay, Ph.D., menjelaskan bahwa ponsel mengandung sejumlah logam penting, seperti emas, perak, kobalt, dan litium.

Mengutip Real Simple, Sabtu (7/11/2026) waktu setempat, Upadhyay mengatakan proses penambangan logam tersebut membutuhkan energi dan sumber daya alam dalam jumlah besar.

Karena itu, daur ulang perangkat elektronik dapat membantu mengembalikan material berharga ke dalam rantai pasok sekaligus mengurangi kebutuhan penambangan baru.

"Ketika kita membuang perangkat elektronik, kita berisiko kehilangan material tersebut dari siklus pemanfaatan sumber daya," kata Upadhyay.

Lindungi Data Pribadi Sebelum Menjual Ponsel

Selain persoalan lingkungan, pengguna perlu memperhatikan keamanan informasi pribadi yang masih tersimpan di dalam ponsel lama.

Direktur Pemasaran Produk perusahaan keamanan siber Huntress, Aimee Simpson, mengingatkan bahwa perangkat yang tidak lagi digunakan masih dapat menyimpan kata sandi, pesan, foto, dan informasi akun.

Data tersebut berpotensi tetap dapat diakses apabila pengguna tidak melakukan langkah pengamanan sebelum menyerahkan perangkat kepada orang lain.

Sebelum menjual atau memberikan ponsel, pengguna disarankan mencadangkan seluruh data yang masih diperlukan.

Setelah pencadangan selesai, pengguna perlu keluar dari seluruh akun yang terhubung dengan perangkat.

Langkah berikutnya adalah mengembalikan ponsel ke setelan pabrik atau factory reset untuk menghapus data pribadi dari perangkat.

Jual, Perbaiki, atau Manfaatkan Program Tukar Tambah

Ponsel lama yang masih berfungsi dapat dijual melalui platform barang bekas atau diberikan kepada orang yang membutuhkan.

Cara tersebut dapat memperpanjang masa penggunaan perangkat sekaligus mengurangi kebutuhan pembelian ponsel baru.

Pilihan lainnya adalah mengikuti program tukar tambah atau trade-in yang disediakan produsen maupun peritel.

Melalui program tersebut, pemilik ponsel berpeluang memperoleh uang atau kredit belanja dari perangkat yang diserahkan.

Ponsel yang terkumpul melalui program tukar tambah juga dapat diarahkan untuk diperbaiki, digunakan kembali, atau didaur ulang.

Upadhyay menilai memperbaiki perangkat yang rusak merupakan pilihan yang lebih berkelanjutan dibandingkan langsung membeli ponsel pengganti.

Perbaikan sederhana, seperti mengganti layar atau baterai, dapat menjadi alternatif untuk memperpanjang masa pakai perangkat.

Salurkan Ponsel Rusak ke Fasilitas Daur Ulang

Apabila ponsel sudah tidak dapat digunakan, pemilik disarankan mencari fasilitas pengumpulan dan pengelolaan limbah elektronik.

Program pengumpulan perangkat elektronik bekas dapat disediakan oleh produsen, peritel, maupun pemerintah setempat.

Penanganan perangkat yang sudah rusak perlu dilakukan secara tepat karena komponen baterai berpotensi menimbulkan bahaya apabila dibuang sembarangan.

Baterai ponsel yang tidak dikelola dengan benar juga dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Karena itu, ponsel yang sudah tidak terpakai perlu disalurkan melalui fasilitas pengelolaan limbah elektronik yang sesuai agar materialnya dapat dimanfaatkan kembali tanpa menimbulkan risiko yang tidak diperlukan.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026