Pantau Flash
Ronaldinho Segera Dibebaskan dari Penjara Paraguay
Update Korona di Ibu Kota: 1.443 Kasus, 141 Meninggal, dan 69 Sembuh
Bank Indonesia: Cadangan Devisa Cukup Penuhi Kebutuhan
Komisi I DPR: Pelibatan TNI dalam PSBB Diperlukan
Son Heung-min Latihan Perang Kimia

Ini 5 Konsep Usulan Indonesia di KTT Luar Biasa G20 untuk Tangani Korona

Headline
Ini 5 Konsep Usulan Indonesia di KTT Luar Biasa G20 untuk Tangani Korona Presiden Jokowi Usulkan 5 Konsep Tangani Korona di KTT Luar Biasa G20. (Foto: Antara)

Pantau.com - Pemerintah Indonesia akan merekomendasikan lima langkah konkret yang dapat dieksekusi untuk penanganan COVID-19 dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa G20 yang diadakan secara virtual pada Kamis 26 Maret 2020 malam.

Rekomendasi itu telah disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Rizal Affandi Lukman selaku Sherpa G20 Indonesia dalam pertemuan virtual G20 Extraordinary Sherpa Meeting pada Rabu 25 Maret 2020.

G20 Extraordinary Sherpa Meeting merupakan pendahuluan untuk membahas konsep naskah Leaders’ Statement on COVID-19 yang menjadi keluaran utama dari Pemerintah Arab Saudi selaku Presidensi G20 sekaligus pemimpin pertemuan Sherpa dan KTT tahun ini.

Baca juga: Mengingat Kembali 9 'Jurus' yang Dikeluarkan Jokowi Jika Ekonomi Melambat

Konsep pertama adalah meningkatkan proteksi sosial terhadap kelompok rentan termasuk masyarakat usia lanjut, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta pekerja dengan upah rendah.

Kedua adalah mendukung dan memastikan keselamatan tenaga medis sesuai dengan standar World Health Organization (WHO) melalui kemudahan akses terhadap obat-obatan dan alat pelindung diri (APD).

Ketiga adalah memperhatikan keterjangkauan dan ketersediaan vaksin serta kebutuhan medis lainnya. Dalam konsep ketiga itu, Indonesia meminta setiap negara G20 dapat memfasilitasi perdagangan, mobilitas obat, serta kebutuhan medis lainnya yang antara lain melalui upaya relaksasi prosedur ekspor-impor.

Konsep keempat adalah segala bentuk kontribusi finansial yang bersifat global harus merujuk pada kondisi dan prioritas nasional mengingat adanya perbedaan kebutuhan serta prioritas dari setiap negara terdampak.

Baca juga: Mantul! Masyarakat Miskin hingga Ojol Dapat BLT dari Jokowi

Konsep kelima adalah adanya komitmen para pemimpin dunia dalam menciptakan kolaborasi dan kerja sama yang lebih kuat untuk mencegah resesi ekonomi global yang lebih dalam akibat dari keberlanjutan pandemi ini.

Selain itu, Indonesia mendukung usulan Presidensi Arab Saudi untuk memasukkan Social Safety Net sebagai salah satu upaya melindungi masyarakat miskin dalam menghadapi dampak COVID-19 khususnya di negara berkembang.

Indonesia juga menyetujui proposal Jepang untuk memasukkan paragraf yang berisi dukungan para pemimpin G20 bagi Pemerintah Jepang yang akan menunda pelaksanaan Olimpiade 2020 sebagai akibat dari merebaknya COVID-19.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: