Pantau Flash
Polri Limpahkan Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra ke Kejaksaan
Jokowi: Dibandingkan Kematian Rata-rata Dunia, Kita Masih Lebih Tinggi
Jokowi Perintahkan Rencana Vaksinasi COVID-19 Rampung dalam 2 Pekan
Gempa M 5,3 Guncang Sumba Barat NTT, Terasa hingga Denpasar dan Mataram
10 Orang Tewas Akibat Tanah Longsor di Tarakan

Ini Jalan Pengadaian Raup Laba 49 Persen di Tahun 2019

Ini Jalan Pengadaian Raup Laba 49 Persen di Tahun 2019 Pegadaian. (Foto: ISTIMEWA)

Pantau.com - PT Pegadaian (Persero) mencetak laba bersih sebesar Rp3,1 triliun atau tumbuh 12 persen. Angka itu didorong sejumlah produk inovatif berbasis digital yang diluncurkan.

Perseroan juga membukukan outstanding pembiayaan (OSL) sebesar Rp50,4 triliun atau tumbuh 23,3 persen), diatas rata rata industri nasional. Sementara NPL gross sebesar 1,75 persen dan total realisasi pembiayaan sebesar Rp145,6 triliun dan non pembiayaan sebesar Rp4,7 triliun.

Baca juga: Praktis! Nasabah Pegadaian Bisa Transaksi Lewat OVO

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto, mengatakan kinerja positif tersebut, didorong oleh sejumlah produk inovatif berbasis digital dan agresivitas dalam menjalin sinergi dan kolaborasi dengan ratusan mitra di Tanah Air.

“Banyaknya kolaborasi dan sinergi dengan ratusan mitra dari BUMN, swasta, perguruan tinggi dan berbagai organisasi selama 2019 mendorong penambahan jumlah nasabah Pegadaian dari 10,64 juta di tahun 2018 menjadi 13,86 juta di tahun 2019 naik 3,2 juta. Kinerja positif yang kami raih pada tahun 2019 tersebut, tidak terlepas dari kontribusi seluruh nasabah yang setia menggunakan produk dan layanan kami,” kata Kuswiyoto Kamis (13/2/2020).

Selain itu, Pegadaian juga melakukan program pemasaran yang intensif berupa Employee Get Customers yang melibatkan seluruh karyawan dan keluarga untuk terlibat dalam kegiatan memasarkan produk-produk inovatif, serta berbagai saluran distribusi baik melalui 4.123 outlet dan 9.673 agen.

Baca juga: Gengs... Jangan Tunda Nabung Emas, Tinggal Klik di Pegadaian Digital Nih

Bahkan penggunaan aplikasi Pegadaian Digital telah dimanfaat untuk melakukan transaksi digital oleh lebih 2 juta nasabah. Pegadaian juga berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp17,7 triliun, naik 39,3% dibandingkan dengan periode yang sama 2018 sebesar Rp12.7 triliun.

Aset Pegadaian sepanjang 2019 meningkat 23,7 %, menjadi Rp65,3 triliun dari tahun sebelumnya Rp52,8 triliun. Produk Gadai masih mendominasi kinerja Pegadaian, dengan portofolio outstanding loan (OSL) Gadai sebesar Rp40,3 triliun setara 80%. Adapun produk non gadai berkontribusi OSL sebesar Rp10,1 triliun setara 20% pada 2019.

“Kami akan terus fokus pakai core business gadai, selain mengembangkan produk-produk lain non gadai,”tukasnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: