Pantau Flash
YLKI: Rencana Pembukaan Mal 5 Juni Terlalu Gegabah
Kementan: Asuransi Tani Capai Luasan 333,5 Ribu Hektare
Ada 415 Kasus Baru, Total 23.165 Positif COVID-19 di Indonesia
Sang Adik Positif Korona, Via Vallen: Jangan Kucilkan Mereka
Protokol New Normal di Tempat Kerja: Pekerja Tidak Boleh Terlalu Lelah

Kementan Ajak Perusahaan untuk Beli Ayam Milik Peternak

Kementan Ajak Perusahaan untuk Beli Ayam Milik Peternak Ayam Ras. (Foto: Antara)

Pantau.com - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) mengimbau agar para perusahaan mitra peternakan dapat memaksimalkan pembelian ayam ras milik peternak mandiri sesuai dengan komitmen kerja sama.

Tercatat hingga 7 Mei 2020 jumlah ayam ras yang sudah diserap oleh perusahaan mitra peternakan sebanyak 613.870 ekor atau setara 14,90 persen dari komitmen yang disepakati 4.119.000 ekor.

"Kami terus mengimbau perusahaan pembibitan ayam ras dan perusahaan pakan ternak yang telah melakukan pembelian livebird agar dapat terus memaksimalkan penyerapan sesuai komitmennya," kata Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita di Jakarta.

Baca juga: Kementan: Pembelian Ayam Ras oleh Swasta Capai 455.318 Ekor

Ketut menjelaskan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap implementasi komitmen kerja sama penyerapan ayam ras (livebird) peternak mandiri oleh para mitra peternakan. Ia memaparkan data capaian pembelian ayam ras di tingkat provinsi, yakni Provinsi Jawa Barat sebanyak 312.024 ekor, Banten 18.695 ekor, Jawa Tengah 181.585 ekor, Yogyakarta 6.847 ekor, Jawa Timur 79.487 ekor, dan Sumatera Utara 15.232 ekor.

"Masih ada dua perusahaan yang belum melaporkan hasil pembelian livebird peternak mandiri, kami harapkan perusahaan mitra tersebut dapat segera melaporkan," kata Ketut.

Ketut menyampaikan terdapat enam mitra peternakan yang penyerapannya di atas 50 persen dan empat perusahaan mitra lainnya telah melebihi target (lebih dari 100 persen) yakni PT Expravet, PT Intertama Trikencana Bersinar, dan PT Ayam Manggis, dan CV Surya Inti Pratama.

Tim Ditjen PKH juga mencatat bahwa penyerapan terbesar saat ini dilakukan oleh PT Charoen Pokphand sebesar 190.513 ekor atau 19,05 persen dari komitmen dan PT De Heus sebanyak 115.161 ekor atau 11,52 persen dari komitmen.

Baca juga: Harga Ayam Rp 770 Ribu Per Ekor, Ini Penjelasan Dirjen PKH

Sementara itu Head Poultry Value Chain PT De Heus A Bagus Pekik menyampaikan bahwa pembelian ayam ras peternak ini merupakan bentuk kepedulian karena permasalahan peternak mandiri yang kesulitan akibat harga yang rendah.

"Kami siap membeli satu juta ekor livebird peternak mandiri, walaupun kami tidak memiliki RPHU dan cold storage, namun kami carikan untuk membantu masalah ini," kata Bagus.

Hal senada juga disampaikan oleh Pimpinan PT Karya Indah Pertiwi, Suwandi yang berkomitmen untuk membeli ayam ras peternak mandiri sebanyak 50.000 ekor dengan harga Rp15.000 per kilogram. "Semoga ini menjadi awal perbaikan harga ayam pedaging menuju harga BEP dan mendukung sukses dan berkembangnya peternak rakyat mandiri," kata Suwandi.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: