Pantau Flash
Selamat! 167.653 Peserta Lolos SBMPTN 2020
Kasus Harian Positif di RI Bertambah 2.307 per 14 Agustus 2020
Lampu Lalu Lintas akan Menyala Merah di Peringatan Detik-detik Kemerdekaan
Pemerintah Anggarkan Rp356,5 Triliun Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional
Vaksin Korona Merah Putih Siap Digunakan pada 2022

Wall Street Dibuka Landai, Investor Ambil Jeda Sejenak

Wall Street Dibuka Landai, Investor Ambil Jeda Sejenak ilustrasi Wall Street. (Foto: IST)

Pantau.com - Wall Street dibuka datar cenderung mixed pada perdagangan Selasa 14 Januari 2020 waktu setempat. Ini diakibatkan para investor mengambil jeda nafas usai mencapai rekor pada perdagangan sebelumnya.

Mengutip Reuters, Dow Jones naik 4 poin atau 0,01 persen, sementara itu, S&P 500 turun 2,75 poin atau 0,08 persen. Sedangkan, Nasdaq turun 13 poin atau 0,14 persen.

S&P 500 dan Nasdaq baru saja mencapai rekor tertingginya pada perdagangan Senin 13 Januari 2020. Rekor tersebut ditopang akan kesepakatan perdagangan Fase 1 antara AS-China mendekati kesepakatan.

Baca juga: Wall Street Peringatkan Para CEO Startup Unicorn Soal 'Bakar Uang'

Selain itu, Saham JPMorgan Chase & Co (JPM.N), bank dengan aset terbesar di AS, naik 1,7 persen dalam perdagangan pra-pasar setelah laba kuartal keempat mengalahkan perkiraan Wall Street. Hal ini didorong oleh kekuatan dalam bisnis perdagangannya dan biaya penjaminan emisi yang lebih tinggi.

Citigroup Inc (C.N) dan Wells Fargo & Co (WFC.N) juga akan melaporkan hasil sebelum pasar dibuka, masing-masing naik sekitar 0,8 persen.

China telah berjanji untuk membeli hampir tambahan USD80 miliar barang-barang manufaktur dari Amerika Serikat selama dua tahun ke depan, ditambah lebih dari USD50 miliar lagi dalam pasokan energi.

Musim laporan keuangan sudah dimulai, investor berharap bahwa resolusi untuk perang dagang AS-China akan mendorong perusahaan menjadi lebih kuat.

Baca juga: Saham di Wall Street Anjlok, Investor Khawatir Ekonomi AS dan Dunia

Delta Air Lines Inc (DAL.N) melonjak 4,4 persen setelah melaporkan laba kuartalan yang lebih baik dari perkiraan, didorong oleh pelanggan yang diperoleh dari pembatalan 737 MAX maskapai penerbangan saingannya.

Saham-saham terbang tinggi Apple Inc APPL.O, Amazon.com Inc (AMZN.O), Microsoft Corp (MSFT.O) dan Facebook Inc (FB.O) semuanya sedikit lebih rendah setelah membawa pasar ke level rekor.

Pengecer videogame GameStop Corp (GME.N) turun 8,1 persen setelah memangkas prospek fiskal 2019 untuk laba dan penjualan toko yang sama, karena pelanggan menunda pembelian konsol sebelum peluncuran baru.

Tim Pantau
Sumber Berita
Reuters
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: