Pantau Flash
Tim SAR Kerahkan 4 Helikopter ke Paniai Evakuasi Heli PT NUH
Total Kasus Positif di Lingkungan KPK Mencapai 115 Orang
Pesawat Dabi Air Ditembaki di Bandara Bilogai Papua oleh KKB
Belum Bayar Utang ke Negara, Bambang Trihatmodjo Dicegah ke Luar Negeri
Ketua KPU RI Arief Budiman Positif COVID-19

Ini Daftar 29 Perkantoran di DKI Jakarta yang Ditutup karena COVID-19

Headline
Ini Daftar 29 Perkantoran di DKI Jakarta yang Ditutup karena COVID-19 Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di ruang sidang paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu (29/7/2020). (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)

Pantau.com - Sebanyak 29 perkantoran di DKI Jakarta ditutup sementara, 26 di antaranya karena ditemukan kasus positif COVID-19, sedangkan tiga lainnya akibat melanggar protokol kesehatan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta Andri Yansah mengatakan kantor 26 perusahaan yang ditemukan kasus positif COVID-19 ditutup selama tiga hari demi keperluan sterilisasi dan penyemprotan cairan disinfektan.

"Perkantoran yang ditutup itu 26 karena ditemukan kasus COVID-19, sementara tiga perusahaan lainnya akibat melanggar protokol kesehatan selama PSBB," ujar Andri saat dihubungi di Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Baca juga: Kemenkes: Obat Satu-satunya COVID-19 adalah Anti Virus, Bukan Jamu

Berdasarkan data Disnakertrans dan Energi, hingga 4 Agustus 2020, perkantoran yang ditutup paling banyak berada di wilayah Jakarta Pusat dengan tujuh perkantoran. Di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan masing-masing enam perkantoran ditutup, di Jakarta Utara lima perkantoran dan dua perkantoran ditutup di Jakarta Barat.

Dari 26 perkantoran yang ditutup karena COVID-19 itu, Andri menyebutkan ada juga kantor instansi pemerintahan. "Saya mencatat ada beberapa instansi pemerintah, walaupun kami tidak melakukan pemeriksaan tetapi dia melaporkan bahwa karyawannya terdeteksi positif COVID. Begitu kita lihat oke, baru kita bikinkan berita acara untuk penutupan sementara," tutur Andri.

Penutupan itu tidak berarti dilakukan pada seluruh gedung perkantoran, melainkan hanya di area yang ditemukan karyawan terjangkit COVID-19. "Yang kita lakukan tidak serta di seluruh gedung. Kecuali terjangkitnya masif," katanya.

Selain itu, Andri menyebutkan pegawai di 26 perkantoran yang karyawannya positif terinfeksi COVID-19 tersebar di seluruh wilayah Jakarta. "Pokoknya lebih dari satu dalam satu perusahaan," tutur Andri tanpa menyebutkan angka pegawai yang terinfeksi.

Baca juga: Satgas COVID-19 Sebut 225 Kabupaten/Kota Nihil Angka Kematian COVID-19

Adapun daftar 26 kantor yang ditutup karena COVID-19 adalah:

1. PT Indosat

2. Wisma BSG Abdul Muis (Kementerian Perhubungan Dirjen Perhubungan Laut)

3. Kimia Farma

4. BRI KCU Tanah Abang

5. PT. Link Tone Indonesia

6. PT. Melindo Elang Indah

7. Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK) Kementerian Sekretariat Negara

8. Kantin Wali Kota Jakarta Barat

9. PTSP Jakarta Barat

10. BCA Multifinance

11. Polres Jakarta Utara

12. Kecamatan Koja

13. PT Dunia Expedisi Transindo

14. PT Astra Daihatsu Motor

15. PT Yamaha

16. PT Puninar

17. Tip Top

18. PT Mitsubishi Krama Yudha Motor

19. PT PP Konstruksi

20. BPKP

21. BNI Life Smesco

22. PT BCA SCBD

23. KEB Hana Bank

24. PT Daeyong Comunication Indonesia

25. PT Kronus Indonesia

26. PT Asiapay Technology Indonesia

Sementara, tiga perkantoran atau tempat kerja yang ditutup karena tidak menjalankan protokol COVID-19 adalah Proyek Graha Pertamina, PT FAP Agri, dan PT Wintard Jaya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: