Pantau Flash
Update COVID-19 di Indonesia: Jumlah Positif 30.514, Pasien Sembuh 9.907
KSP: Pemerintah Berhati-hati dan Tetap Waspada Memasuki Era New Normal
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil
KPU dan Kemendagri Sedang Siapkan Protokol Kesehatan Tahapan Pilkada 2020
Sisa Laga Kualifikasi PD 2022 Zona Asia Akan Dilanjutkan Oktober-November

Jokowi: Driver Ojol Jangan Khawatir, Cicilan Motor Dilonggarkan 1 Tahun

Headline
Jokowi: Driver Ojol Jangan Khawatir, Cicilan Motor Dilonggarkan 1 Tahun Pengemudi ojek online menunggu penumpang di kawasan Pasar Anyar, Kota Tangerang, Banten, Rabu (11/3/2020). Kementerian Perhubungan secara resmi mengumumkan rencana kenaikan tarif ojek online khusus untuk zona 2 (Jabodetabek) per 16 Maret 2020 yaitu naik R

Pantau.com - Presiden Joko Widodo mengatakan sudah mendapatkan banyak keluhan dari para pekerja harian termasuk tukang ojek, sopir taksi, hingga nelayan dan berjanji akan memberikan kelonggaran di tengah wabah COVID-19.

"Keluhan yang saya dengar juga dari tukang ojek, supir taksi yang sedang memiliki kredit motor atau mobil, atau nelayan yang sedang memiliki kredit," kata Jokowi di Istana Merdeka dalam Rapat Terbatas melalui video conference dengan Topik Pengarahan Presiden kepada Para Gubernur Menghadapi Pandemi COVID-19 pada Selasa (24/3/2020).

Baca juga: Dampak Korona, Jokowi Tambah Tunjangan Kartu Sembako Murah Jadi Rp200 Ribu

Ia mengajak para pekerja harian tetap optimistis dan tidak perlu khawatir namun tetap waspada di tengah pandemi COVID-19. Menurut Jokowi, pemerintah sangat serius untuk memikirkan dan mencari jalan keluar berupa jaring pengaman sosial yang diharapkan akan mengamankan mereka dari sisi ekonomi selama wabah terjadi.

"Saya kira sampaikan ke mereka tidak perlu khawatir karena pembayaran bunga atau angsuran diberikan kelonggaran selama 1 tahun," katanya.

Baca juga: Jokowi Ungkap Alasan Tidak Pilih Lockdown untuk Atasi COVID-19

Kepala Negara menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan beberapa skenario yang mengalkulasi dan memprediksi kondisi beberapa waktu ke depan merespons COVID-19.

"Beberapa skenario juga telah kita hitung, telah kita kalkulasi mengenai prediksi COVID-19 di Indonesia bulan April seperti apa, Mei seperti apa, skenario buruk, sedang, ringan seperti apa," katanya.

Jokowi tetap berharap Indonesia bisa berada pada skenario yang ringan. "Dan kalau betul-betul sulit dibendung ya paling tidak kita masuk ke skenario sedang jangan sampai masuk ke skenario yang paling buruk," katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: