Pantau Flash
Kasus Harian Positif di RI Bertambah 2.307 per 14 Agustus 2020
Lampu Lalu Lintas akan Menyala Merah di Peringatan Detik-detik Kemerdekaan
Pemerintah Anggarkan Rp356,5 Triliun Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional
Vaksin Korona Merah Putih Siap Digunakan pada 2022
Putra Amien Rais Ribut dengan Pimpinan KPK Nawawi di Garuda Kelas Bisnis

Dampak Korona, Jokowi Tambah Tunjangan Kartu Sembako Murah Jadi Rp200 Ribu

Headline
Dampak Korona, Jokowi Tambah Tunjangan Kartu Sembako Murah Jadi Rp200 Ribu Presiden Jokowi. (Foto: Antara)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo mengatakan dalam waktu dekat pemerintah membagikan kartu sembako kepada masyarakat selama enam bulan ke depan untuk merespons dampak pandemi COVID-19.

Jokowi menganggarkan bantuan sosial Rp4,5 triliun untuk menambah tunjangan Kartu Sembako Murah dari sebelumnya Rp150 ribu menjadi Rp200 ribu per bulan per keluarga.

“Sebentar lagi juga akan kita keluarkan penerima kartu sembako selama enam bulan ke depan,” katanya di Istana Merdeka Jakarta pada Selasa, dalam Rapat Terbatas (melalui video telekonferensi) dengan topik "Pengarahan Presiden kepada Para Gubernur Menghadapi Pandemik COVID-19", Selasa (24/3/2020).

Baca juga: Jokowi Ungkap Alasan Tidak Pilih Lockdown untuk Atasi COVID-19

Jokowi menambahkan jumlah penerima kartu tersebut akan ditambah menjadi 50.000 penerima manfaat, sedangkan jumlah yang akan diterima dalam bentuk uang tunai Rp200.000 per keluarga penerima manfaat.

“Akan ditambah 50.000, diterima Rp200.000 per keluarga penerima manfaat anggaran dianggarkan Rp4,5 triliun,” katanya.

Dalam menghadapi pandemi COVID-19, ia mengatakan, pada intinya pemerintah fokus tiga hal.

Baca juga: Ujian Nasional SMP dan SMA Resmi Ditiadakan Akibat COVID-19

“Intinya kita ingin tiga hal yang menjadi fokus kita, pertama keselamatan, kesehatan, adalah yang utama, tapi siapkan yang kedua social safety net, bantuan sosial tolong disiapkan,” katanya.

Ia menambahkan fokus ketiga terkait dengan dampak ekonomi yang harus dihitung dengan cermat sehingga kesiapan dalam menyediakan stok pangan betul-betul ada.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: