Pantau Flash
Luhut Klaim Sektor Pariwisata Bisa Pulih dalam 10 Bulan Akibat COVID-19
Kemnaker: Ada 1,7 Pekerja Terdampak Pandemi COVID-19
Kemenkes Tegaskan Imunisasi Harus Jalan Selama Pandemi Korona
Jusuf Kalla: Fatwa MUI DKI 2001 Perbolehkan Salat Jumat 2 Gelombang
Gugus Tugas: Skema Herd Immunity Butuh Waktu yang Lama

Ketakutan Anies Baswedan dengan Sikap Acuh Warga Jakarta Semakin Membesar

Headline
Ketakutan Anies Baswedan dengan Sikap Acuh Warga Jakarta Semakin Membesar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Antara)

Pantau.comGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat jangan memikirkan diri sendiri dengan melakukan mudik dan balik pada Idul Fitri 1441 Hijriah ini yang memang sudah dilakukan pembatasan.

Anies menyebut pembatasan tersebut dilakukan karena bila terjadi arus mudik dan arus balik, akan berpotensi terjadinya gelombang pandemi COVID-19 kedua yang sangat besar.

"Karena itu jangan mengambil sikap yang tidak mementingkan kepentingan orang banyak," ucap Anies.

Baca juga: Menatap Keadaan 'The New Normal' di DKI Jakarta

Karena, kata dia, banyak di antara masyarakat yang sudah terpapar COVID-19 tidak bergejala, sehingga dengan tidak adanya keluhan bukan berarti aman.

"Jajaran pemprov bukan hanya memantau tempat ibadah, semua bisa ditegur, semua dikenakan sanksi. karena jelas aturannya, semua kegiatan yang mengumpulkan banyak orang tidak diizinkan," ucap Anies.

Pemprov DKI Jakarta sendiri telah mengeluarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 47 Tahun 2020 tentang tentang pembatasan kegiatan berpergian keluar masuk Provinsi DKI Jakarta dalam rangka pencegahan COVID-19.

Adapun terkait dengan sanksi yang akan dikenakan bagi para pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan Peraturan Gubernur nomor 41/2020 tentang sanksi bagi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sanksi-sanksi yang akan dikenakan kepada pelanggar mulai dari teguran tertulis, kerja sosial, hingga denda berbayar. 

Baca juga: Anies Minta Warga Jakarta Disiplin pada PSBB Penghabisan

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: