Pantau Flash
Penembakan di RM Cafe Cengkareng, 3 Orang Tewas
Jokowi Tinjau Langsung Vaksinasi COVID-19 Massal Wartawan di GBK Pagi Ini
Panglima TNI Mutasi 114 Pati, Mayjen Bakti Agus Fadjari Jabat Wakasad
Waspada, BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis Pemicu Hujan Ekstrem
BMKG Prediksi Hujan Ekstrem Malam Ini hingga Besok: Jabodetabek Siaga Banjir

Operasi SAR Dihentikan, KNKT Akan Teruskan Cari CVR Sriwijaya Air

Operasi SAR Dihentikan, KNKT Akan Teruskan Cari CVR Sriwijaya Air Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman (kanan) menyerahkan Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (17/1/2021). (Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso)

Pantau.com - Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Thahjono memastikan akan terus melakukan pencarian Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ-182 meskipun operasi pencarian resmi dihentikan pada Kamis sore.

"Sebagai tanggung jawab kami melakukan investigasi, kami masih akan terus melakukan pencarian CVR yang hingga hari ini belum ditemukan," kata dia saat konferensi pers penanganan kecelakaan pesawat Sriwijaya Air secara daring yang dipantau di Jakarta, Kamis (21/1/2021).

Baca juga: Operasi SAR Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 Resmi Dihentikan

Ia mengatakan, nantinya langkah itu juga didukung oleh Kementerian Perhubungan, TNI Angkatan Laut, TNI, Polri, Basarnas dan unsur lainnya yang menawarkan bantuan kepada KNKT termasuk dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta. "Warga Pulau Seribu sangat antusias membantu investigasi yang dilakukan KNKT," katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengapresiasi kekompakan tim pencarian pesawat dan korban Sriwijaya Air SJ-182 terutama penyelam TNI AL yang berhasil menemukan salah satu kotak hitam atau black box yaitu Flight Data Recorder (FDR) dalam waktu empat hari. "Ini satu prestasi yang luar biasa," ujar dia.

Baca juga: Basarnas Ungkap Tanda SOS di Pulau Laki, Area Jatuhnya Sriwijaya Air

Ia berharap operasi lanjutan yang akan dilakukan untuk menemukan CVR didukung penuh oleh masyarakat dan semua pihak terutama bantuan SAR. Nantinya jika KNKT menemukan bagian jenazah korban maka anggota SAR yang ikut dalam misi pencarian akan melaporkan dan menindaklanjutinya.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri juga telah menyampaikan bahwa jika menemukan satu saja maka akan langsung diproses atau ditindaklanjuti. "Jadi di dalam operasi pencarian CVR, kami juga akan melihat jika ada sesuatu akan kami laporkan ke Basarnas," katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: