Pantau Flash
YLKI: Rencana Pembukaan Mal 5 Juni Terlalu Gegabah
Kementan: Asuransi Tani Capai Luasan 333,5 Ribu Hektare
Ada 415 Kasus Baru, Total 23.165 Positif COVID-19 di Indonesia
Sang Adik Positif Korona, Via Vallen: Jangan Kucilkan Mereka
Protokol New Normal di Tempat Kerja: Pekerja Tidak Boleh Terlalu Lelah

Pedagang Pasar Raya Padang Bakal Diuji Swab untuk 3 Hari ke Depan

Headline
Pedagang Pasar Raya Padang Bakal Diuji Swab untuk 3 Hari ke Depan Petugas mengambil sampel cairan saluran pernapasan pedagang di Pasar Raya Padang pada Rabu (20/5/2020). (Foto: Antara/Ikhwan Wahyudi)

Pantau.com - Ratusan pedagang di Pasar Raya Padang akan diambil sampel lendir saluran pernafasannya untuk kemudian dilakukan uji swab dalam rangka memastikan apakah terpapar Corona Virus Disease 2019 penyebab COVID-19 atau tidak.

"Awalnya tes dilakukan di puskesmas dan rumah sakit terdekat, namun untuk kemudahan akhirnya dipindahkan ke Pasar Raya Blok III lantai empat," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andre Algamar di Padang.

Menurut dia Pasar Raya Padang merupakan klaster terbesar penularan COVID-19 terbesar di Padang sehingga diputuskan untuk melakukan tes swab bagi seluruh pedagang yang jumlah mencapai sekitar 1.500 orang. "Untuk klaster Pasar Raya hingga hari ini yang terinfeksi COVID-19 sudah mencapai 110 orang, dengan adanya tes swab diharapkan bisa memutus mata rantai penularan," kata dia.

Baca juga: MUI Padang Bolehkan Warga di Zona Hijau COVID-19 Salat Id di Masjid

Tes swab dilakukan oleh petugas dari dinas kesehatan dan para pedagang dijemput langsung ke tempat berjualan dan ada juga yang datang secara sukarela. Ia menyampaikan selain pedagang yang dites adalah mereka yang memiliki kontak erat, seperti anggota keluarga pedagang.

"Tes dilakukan selama tiga hari ke depan, mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB, minimal dalam satu hari bisa 500 orang yang diambil sampel cairan saluran pernapasannya," ujarnya.

Andre menyampaikan hasil tes akan keluar dalam jangka empat sampai lima hari ke depan. Setelah hasil keluar akan ketahuan siapa yang positif dan negatif untuk kemudian dilakukan isolasi.

"Untuk memastikan Pasar Raya zona hijau harus melalui tes dulu," ujar dia.

Tes swab merupakan metode pengambilan sampel cairan saluran pernapasan dengan cara mencolok hidung pasien menggunakan cotton buds yang kemudian dilakukan pemeriksaan di laboratorium.

Baca juga: Marwan Jafar: Gugus Tugas Harus Punya Buku Pedoman Penanganan Virus Korona

Sebelumnya Dinas Kesehatan Kota Padang mengungkap Pasar Raya Padang menjadi lokasi penularan COVID-19 terbanyak di kota itu.

"Berdasarkan hasil kajian epidemiologi yang dilakukan jika pada lokasi lain penularan bisa terputus maka di Pasar Raya ditemukan polanya menyebar sampai lini ke empat," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani Hamid.

Ia memaparkan pada mulanya temuan kasus di Pasar Raya Padang merupakan hasil penelusuran riwayat kontak dari satu pasien yang positif di RSUP M Djamil Padang.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: