Pantau Flash
Pemerintah Terbitkan Perpres 109/2020 Dorong Pelaksanaan PSN
Abu Bakar Ba'asyir Dirawat di RSCM dengan Pengawalan Densus 88 dan Brimob
KPK Tangkap Wali Kota Cimahi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Rumah Sakit
Kemenparekraf Gelar Rakornas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2020
KH Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Ketum MUI

Sempat Tegang, Conte Akhirnya Pilih Bertahan di Inter

Sempat Tegang, Conte Akhirnya Pilih Bertahan di Inter Pelatih Inter Milan Antonio Conte mengarahkan anak buahnya saat melawan Genoa dalam laga lanjutan Liga Italia di Stadio Comunale Luigi Ferraris, Genoa, Italia, Sabtu (25/7/2020). Inter menang 3-0 dalam laga itu. ANTARA FOTO/REUTERS/Jennifer Lorenzini/foc.

Pantau.com - Antonio Conte menegaskan dirinya berkomitmen untuk melanjutkan proyek berdurasi tiga tahun bersama Inter Milan. Hal itu sekaligus menepis rumor yang beredar jika dirinya akan hengkang dari Il Biscione.

Conte yang baru semusim membesut Inter sukses mengantarkan tim itu finis di urutan kedua klasemen akhir Liga Italia Serie A, yang merupakan raihan terbaik klub itu dalam sembilan tahun terakhir.

Baca juga: Eusebio Di Francesco Ditunjuk Jadi Pelatih Cagliari

Namun, mantan pelatih Juventus itu melontarkan kritik kepada pemilik klub selepas mengalahkan Atalanta 2-0 dalam laga pemungkas musim 2019/20.

Menurutnya pemilik tak memberikan dukungan yang sepadan kepada dirinya dan para pemain di tengah gelombang kritik. Ia pun merasa pekerjaannya kurang dihargai oleh manajemen.

Namun belakangan, Conte melunak dan 'berdamai' dengan petinggi klub.

"Saya berkomitmen dengan proyek tiga tahun di Inter sebagaimana yang sudah saya lakukan di pekerjaan-pekerjaan sebelumnya," kata Conte kepada kantor berita ANSA sebagaimana dilansir Reuters, Senin waktu setempat (3/8/2020).

"Saya akan bekerja mengerahkan seluruh tenaga dengan segenap daya dan upaya untuk membuatnya jadi proyek yang sukses," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Sebelum Pindah ke Juve, Arthur Terancam Hukuman dari Barcelona

Musim perdana Conte menangani Inter belum berakhir sepenuhnya, mengingat I Nerazurri dijadwalkan menghadapi wakil Spanyol, Getafe, dalam laga 16 besar Liga Europa.

Inter menjadi satu dari sedikit tim-tim besar yang dijagokan sebagai calon juara kompetisi kasta kedua Eropa tersebut.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: