Pantau Flash
KPK Ingatkan Penyelewengan Anggaran Terkait Korona Bisa Dihukum Mati
Pangeran Charles Sembuh dari Virus Korona
Mitigasi Dampak COVID-19, BI Dukung Penerbitan Perppu No 1 Tahun 2020
10.597 Warga Jabar Sudah Ikut Rapid Test, 409 Ditemukan Positif COVID-19
Di Tengah Wabah Korona, Menteri Edhy: KKP Akan Berikan Layanan Terbaik

5 Alasan Kenapa Kamu Wajib Nonton 'One Piece: Stampede'

5 Alasan Kenapa Kamu Wajib Nonton 'One Piece: Stampede' Poster 'One Piece: Stampede'. (Foto: Instagram)

Pantau.com - Serial manga 'One Piece' adalah salah satu yang tersukses dan memiliki banyak penggemar. Bagi para penggemar 'One Piece' tentunya sudah tahu bahwa 'One Piece: Stampede' sudah diputar di Jepang sejak 9  Agustus 2019.

Film yang dihadirkan dalam rangka merayakan 20 tahun karya Eiichiro Oda ini pun mendapatkan sambutan yang antusias, bahkan 'One Piece: Stampede' berhasil memecahkan rekor box office di Jepang pada hari pertama penayangannya.

Baca juga: Ini Lho 5 Film Anime Jepang Pilihan yang Wajib Kamu Tonton

Tapi para penggemar 'One Piece' di Tanah Air mesti bersabar karena hingga kini belum ada bocoran mengenai kapan film yang ditunggu-tunggu itu akan tayang di bioskop Indonesia.

Sambil menunggu, berikut ini 5 alasan kenapa kalian harus nonton 'One Piece: Stampede':

1. Merayakan 20 tahun 'One Piece'

Poster 'One Piece: Stampede'. (Foto: Instagram)

Film ini dibuat khusus untuk merayakan 20 tahun 'One Piece', tentunya film ini dibuat secara istimewa sebagai kado bagi penggemar setia 'One Piece' dan juga khususnya sang kreator Eiichiro Oda. 

Film ini juga yang pertama hadir setelah beberapa tahun, 'One Piece' tak mengeluarkan versi layar lebar. Bahkan Eiichiro Oda sendiri sempat menonton 'One Piece: Stampede' dan dia menyukainya.

2. Banyak bajak laut kuat muncul di 'One Piece: Stampede'

Eleven Supernova (Foto: WikiOnepice)

'One Piece: Stampede' menceritakan kisah petualangan kru Mugiwara yang menghadiri festival bajak laut. Tamu-tamu yang diundang ke festival tersebut adalah para bajak laut papan atas yang memiliki nilai buronan tinggi.

Muka-muka lama dari generasi terburuk seperti Trafalgar Law, Captain Kid, Begge, hingga Kurohige akan muncul. Selain itu, nama-nama besar lainnya seperti Smokers dan Sabo juga hadir di 'One Piece: Stampede'.

3. Luffy akan melawan musuh terkuat 

Douglas Bullet (Foto: Instagram)

Musuh utama yang harus dihadapi Luffy di 'One Piece: Stampede' adalah Douglas Bullet. Dia merupakan mantan kru Raja Bajak Laut Gold D. Roger. Berbicara mengenai kekuatannya, Bullet bisa dikatakan sebanding dengan Rayleigh. Bullet memiliki tujuan hidup untuk menjadi manusia terkuat di muka bumi. 

Bullet memakan buah iblis Gasha gasha No Mi yang membuatnya bisa membentuk apapun yang ia inginkan dari barang-barang yang berada di sekitarnya. Bullet juga menguasai berbagai jenis haki tingkat tinggi. Bahkan ia bisa menahan gempuran Gear 4 Luffy dan dengan mudah menghabisi para Eleven Supernova.

4. Bocoran kekuatan Gold D Roger

Gold D Roger (Foto: Instagram)

Sejauh ini Gold D Roger hanya diceritakan sebagai sosok raja bajak laut yang telah sukses sampai di pulau terakhir yakni Raftel. Namun, tak pernah diperlihatkan sedikitpun bagaimana kekuatan yang dimiliki oleh Sang Raja Bajak Laut itu.

Di 'One Piece: Stampede', kekuatan Gold D Roger akan sedikit terungkap. Di film tersebut ada sebuah adegan flashback dimana saat itu Bullet dengan mudah bisa dikalahkan oleh Roger. Menurut Roger, sumber kekuatannya berasal dari harapan orang-orang yang sangat ingin dilindungi olehnya.

Baca juga: Sudah Tahu Komik 'One Piece' dan 'Dragon Ball' Bisa Dibaca Secara Gratis?

5. Raftel akan diperlihatkan

Pulau Raftel. (Foto: One Piece Wiki)

Pulau Raftel atau Laugh Tale bakal dibahas dalam film 'One Piece: Stampede'. Jika beberapa series 'One Piece' kerap menyenggol pulau ini, di film 'Stampede' akan mengulas beberapa fakta besar dalam pulau tersebut. Salah satunya ialah persepsi orang-orang yang harus mengumpulkan empat buah Road Poneglyph atau sebuah petunjuk yang mengarahkan untuk pergi ke pulau tersebut. Namun dalam film ini, salah satu alternatif ke Pulau Raftel ialah menggunakan log pose atau kompas.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty