Pantau Flash
Putra Amien Rais Ribut dengan Pimpinan KPK Nawawi di Garuda Kelas Bisnis
Terus Meroket, Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan II USD408,6 Miliar
Presiden Jokowi: Jangan Merasa Paling Agamais dan Pancasilais Sendiri
6.300 Personel Kawal Sidang Tahunan MPR, Polda Metro Pastikan Tak Ada Demo
Politik Identitas Jadi Ancaman Pilkada Serentak, Hajatan DKI 2017 Disorot

Dee Lestari Ungkap Bagian Sulit Menulis Lagu

Dee Lestari Ungkap Bagian Sulit Menulis Lagu Dee Lestari (Foto: Pantau.com/Ryan Cesario)

Pantau.com - Selain sebagai penulis novel, nama Dee Lestari juga dikenal sebagai pencipta lagu. Banyak karya lagu ciptaan Dee Lestari yang populer dibawakan oleh sejumlah penyanyi, seperti 'Firasat' oleh Marcell dan 'Kali Kedua' yang dinyanyikan oleh Raisa.

Baca juga: Dee Lestari Ramaikan 'Ubud Writers and Readers Festival 2018'

Dalam menulis lagu, Dee Lestari mengaku memiliki beberapa tantangan dibandingkan ketika menulis novel.

"Menulis lagu sangat terbatas, durasi hanya lima menit, hanya dua tiga bait, dan satu reff. Sementara kalau novel saya bisa buat puluhan ribu kata, tapi bagaimana caranya, dalam waktu yang terbatas itu, saya bisa menampilkan unsur-unsur cerita fiksi, itu tantangannya," ucap Dee Lestari saat berbincang di kawasan Rasuna Said, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Dalam membuat lagu, dia biasanya selalu menulis lirik dan mencari melodi musiknya secara bersamaan. Butuh waktu hingga satu minggu sampai lagu tersebut bisa tercipta secara utuh.

"Kalau lagu paling satu minggu. Kalau serius banget tiga hari paling, tapi itu pun bener-bener fokus ke lagu doang gitu. Ada juga lagu yang bisa saya buat lebih lama, bukan lama bikinya tapi karena banyak terselingi aktibitas lain gitu," katanya.

Baca juga: Single Baru Monita Tahalea Berbeda dan Lebih 'Kaya'

Unsur-unsur dalam penulisan novel pun juga ia masukkan ketika menulis lirik lagu. Mulai dari karakter, konflik cerita, dan juga latar dari cerita lagu yang dibuatnya. Inilah yang menjadi kekuatan dalam setiap lagu-lagu yang dibuat oleh Dee Lestari.

"Ciri khas saya adalah perhatian saya teradap kata-kata sih, dan barang kali pengaruh saya sebagai pengarang cerita, setiap lagu saya itu punya cerita. Jadi ada setting, ada karakter, ada konflik, ada resolusi, ada unsur-unsur dari novel. Itu saya coba tampilkan semaksimal mungkin dalam sebuah lagu," tutupnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: