Pantau Flash
Jubir Sebut 75 Persen Pasien COVID-19 di 11 Provinsi Telah Sembuh
Bamsoet Mendesak Kementan Segera Lakukan Uji Klinis Antivirus Korona
Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 di Wisma Atlet Bertambah Menjadi 3.586 Orang
Seluruh Pasien COVID-19 di Klaster Terbesar Gunung Kidul Telah Sembuh
Soal Larangan Tampil di Liga Champions, Guardiola Yakin City Menang Banding

Kasus WNI Positif COVID-19 di Malaysia Meningkat Tajam

Headline
Kasus WNI Positif COVID-19 di Malaysia Meningkat Tajam Sejumlah pemudik Warga Negara Indonesia (WNI) dari Malaysia tiba di kedatangan Internasional Bandara Kualanamu Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Kamis (21/5/2020). (Foto: Antara)

Pantau.com -  Kasus warga negara Indonesia  yang terjangkit COVID-19 di Malaysia,  meningkat tajam sebanyak 49 orang, yang salah satunya berasal dari klaster depo tahanan imigrasi Malaysia.

Menurut Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha, terdapat tiga depo imigrasi yang menjadi sumber penularan virus yaitu di Semenyih, Bukit Jalil, dan Sepang.

Baca juga: Tiga WNI yang Kabur Usai Tes COVID-19 di Malaysia Akhirnya Menyerahkan Diri

“Jadi 38 WNI terinfeksi dari klaster depo (imigrasi) dan 11 orang lainnya dari klaster konstruksi di Kuala Lumpur,” ujar Judha dalam konferensi pers secara daring dari Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Terkait dengan klaster kedua, pemerintah Malaysia telah menyatakan bahwa lokasi konstruksi tersebut ditutup.

“Kami juga mendorong pihak majikan harus bertanggung jawab untuk memberikan perlindungan kepada pekerja migran Indonesia terkait keamanan di lokasi kerja maupun di lokasi penginapan,” kata Judha.

Hingga 27 Mei 2020, tercatat 157 WNI di Malaysia terinfeksi COVID-19 dengan 27 orang sembuh, 128 dalam kondisi stabil, dan dua meninggal dunia.

Baca juga: WNI dan WNA Wajib Tes Cepat COVID-19 Setiba di Batam

Malaysia menempati posisi kedua dengan jumlah WNI terinfeksi COVID-19 terbanyak, setelah kapal-kapal pesiar asing yang mencatat 173 anak buah kapal (WNI) terjangkit virus tersebut.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: