Pantau Flash
Jokowi Ingin Turunkan Angka Stunting di Indonesia Jadi 14 Persen
BPS: Neraca Perdagangan November 2019 Defisit 1,33 Miliar Dolar AS
Presiden Jokowi Teken PP Penyediaan Tenaga Teknis di Perdagangan Jasa
Rupiah Melemah Jelang Perilisan Data Neraca Perdagangan
Menteri Edhy: Perizinan Kapal Tangkap Ikan Akan Selesai 1 Jam

5 Fakta Mencengangkan Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan

Headline
5 Fakta Mencengangkan Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan Detik-detik saat bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan terlihat dari rekaman CCTV (Foto: Antara)

Pantau.com - Ledakan bom bunuh diri terjadi di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara pada pukul 08.45 WIB, Rabu pagi (13/11/2019). Ledakan terjadi saat warga sipil sedang ramai mengantre untuk mengurus SKCK.

Ledakan tersebut sempat terekam oleh kamera warga yang memang sedang mengantre untuk membuat SKCK. Tampak dalam video amatir yang beredar pasca ledakan tersebut, terjadi kepulan asap membumbung tinggi. Ledakan itu terjadi juga tak jauh dari kantin Mapolrestabes Medan.

Terlihat pula warga sipil yang berada di area Mapolrestabes Medan berhamburan keluar lantaran panik mendengar adanya ledakan tersebut. Kini kepolisian masih melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP), warga sipil pun kemudian langsung di evakuasi dari sekitar TKP.

Nah Pantau.com coba merangkum sejumlah fakta-fakta dari kejadian bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan.

1. Detik-detik ledakan bom bunuh diri terekam CCTV

Ledakan bom bunuh diri yang terjadi Rabu pagi tadi sempat terekam CCTV yang terpasang tak jauh dari TKP. Dalam rekaman CCTV terlihat, titik ledakan tak jauh dari antrean SKCK dan Kantin Mapolrestabes Medan.

Tampak dalam rekaman CCTV seseorang dengan memakai atribut ojek online dan menggendong ransel besar terlihat berjalan ke arah depan mobil petugas yang sedang terparkir. Tak lama setelah itu, ledakan pun terjadi, tampak ledakan tersebut mengeluarkan api lalu disusul dengan kepulan asap yang membumbung tinggi ke atas.

2. Pelaku bom bunuh diri sempat digeladah 2 kali

Pelaku yang meledakan diri di Mapolrestabes Medan ternyata sempat dilakukan penggeledahan sebanyak dua kali oleh petugas kepolisian yang berjaga di Mapolrestabes Medan sebelum masuk ke area dalam. 

"Yang bersangkutan sudah dua kali diperiksa karena tindak tanduknya mencurigakan," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Rabu (13/10/2019).

Tatan mengatakan orang yang diduga membawa bom tersebut berdiri sendirian menggunakan jaket dan membawa tas ransel. 

3. Pelaku di Mapolresta Medan hendak buat SKCK

Fakta selanjutnya yakni, pelaku sempat juga ditanya oleh petugas kepolisian yang curiga dengan gerak-gerik pelaku. Saat ditanya oleh petugas kepolisian, pelaku mengaku hendak membuat SKCK.

"Ditanya mau ke mana, dia mau buat SKCK," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan, Rabu (13/11/2019).

4. Ada 6 korban akibat bom bunuh diri

Ledakan bom bunuh diri di Mapolresta Medan ini tercatat hingga saat ini mengakibatkan 6 korban. 5 korban luka-luka dari personel kepolisian dan satu korban lagi dari warga sipil.

Hal itu diungkapkan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal saat dimintai keterangannya.

5. Pelaku bom bunuh diri merupakan seorang mahasiswa

Pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan akhirnya terungkap tak lama setelah kejadian. Identitas yang diduga sebagai pelaku  ternyata bernama Rabbial Muslim Nasution.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh patugas kepolisian, terduga pelaku tersebut berstatus sebagai mahasiswa. Rabbial tercatat lahir pada 11 Agustus 1995. Kendati begitu belum diketahui motif dan jenis bom apa yang digunakan Rabbial dalam melancarkan aksi kejinya tersebut.

Tim Pantau
Editor
Bagaskara Isdiansyah
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: