Pantau Flash
Jalan Yos Sudarso Surabaya Kembali Bisa Dilalui Pejalan Kaki pada 2020
Presiden Jokowi Akan Resmikan Tol Kunciran-Serpong Siang Ini
Retno dan Prabowo Sambut Menhan-Menlu Australia di Bali
Sri Mulyani Klaim Negara Rugi Rp1,5 Miliar Akibat Ulah Eks Dirut Garuda
Menlu dan Menhan Adakan Pembicaraan dengan Australia Bertajuk '2+2'

Blusukan Cari Ibu Kota Baru, Jokowi Mampir ke Tugu Soekarno

Blusukan Cari Ibu Kota Baru, Jokowi Mampir ke Tugu Soekarno Presiden Jokowi di Tugu Soekarno (Foto: Biro Pers Setpres)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kegiatannya di Kalimantan untuk meninjau langsung lokasi alternatif ibu kota baru Republik Indonesia. Setelah mengunjungi Palangka Raya, Presiden Jokowi bertolak ke Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (8/5/2019).

Sebelum bertolak, Jokowi menyempatkan diri berkunjung ke Tugu Soekarno sebelum tiba di bandara.

"Presiden dan rombongan bertolak menuju Kabupaten Gunung Mas yang menjadi salah satu alternatif ibu kota Negara RI tersebut dengan Helikopter Super Puma TNI AU pada pukul 09.55 WIB melalui Bandar Udara Tjilik Riwut, Kota Palangka Raya dan tiba di helipad yang berada di Kabupaten Gunung Mas pada pukul 10.40 WIB," demikian siaran pers Deputi Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Baca juga: Jokowi: Infrastruktur Kaltim Mendukung Pemindahan Ibu Kota

Presiden Jokowi sempat berkunjung ke Tugu Soekarno sebelum tiba di bandara Palangka Raya. Tugu itu merupakan tiang sebagai batu pertama pembangunan Kota Palangka Raya yang diletakkan oleh Presiden Pertama RI Soekarno pada 17 Juli 1957.

Sementara itu, Jokowi menjelaskan terkait pemilihan lokasi pemindahan ibu kota, sejumlah aspek menjadi pertimbangan pemerintah.

Baca juga: Bertolak ke Kalimantan, Jokowi Tinjau Calon Ibu Kota Baru

"Semua aspek memang harus dilihat, sosiologi, masalah lingkungan, masalah kebencanaan, masalah yang berkaitan dengan sosial politik, kebutuhan air bisa tersedia atau tidak, gambut dalam atau tidak, masalah konstruksi seperti apa. Semuanya akan dicek, dilihat, dikalkulasi oleh tim. Saya hanya melihat lapangannya, kemudian biar ada feeling begitu. Nah, nanti dalam memutuskan biar tidak salah," kata Jokowi.

Jika seluruh data kajian telah lengkap, Ia menambahkan, pemerintah akan berkonsultasi dengan DPR RI sebelum memutuskan lokasi.  

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: