Forgot Password Register

BPH Migas: Konsumsi Listrik Berkurang 20 Persen Jelang Lebaran

Instalasi Listrik (Foto:Pantau.com/Fery Heryadi) Instalasi Listrik (Foto:Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) menyatakan konsumsi listrik akan menurun sebanyak 20 persen secara nasional saat mendekati hari "H" Lebaran Idul Fitri 2018.

"Konsumsi listrik justru akan menurun 20 persen jelang lebaran, bahkan untuk Pulau Jawa menurun 30 persen," kata Fanshurullah Asa, Kepala BPH Migas di Kantor BPH Migas Jakarta, Jumat (25/5/2018).

Hal itu karena perkantoran yang berhenti beroperasi selama libur lebaran. Sehingga untuk pasokan listrik tidak menjadi hal yang dikhawatirkan.

Baca juga: Terkuak! Ini Alasan Produk China Murah

Sementara itu, info dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membuka posko nasional untuk memastikan pasokan energi (bahan bakar minyak hingga listrik) berjalan dengan baik selama Ramadhan dan Idul Fitri 1439 Hijriah.

Posko nasional ini mulai berlaku efektif pada "H-15" sampai "H+13" Lebaran, yaitu 31 Mei 2018 hingga 28 Juni 2018.

Posko nasional sektor ESDM akan bertugas memantau kondisi terkini terkait pasokan bahan bakar minyak (BBM), gas (Liquefied Petroleum Gas/LPG, jaringan gas, bahan bakar gas/BBG) hingga listrik. Di samping itu, posko nasional juga akan mengantisipasi kebencanaan geologi.

Baca juga: Modal Rp10.000 ke Jakarta Fair? Kalian Bisa Borong Makanan Nih

Seperti tahun sebelumnya, Badan Pengatur Hilir dan Minyak Gas Bumi (BPH Migas) ditunjuk sebagai koordianator dalam menjalankan tugas tersebut.

BPH Migas akan melakukan pengumpulan serta inventarisasi data lapangan mengenai fasilitas penyediaan dan pendistribusian BBM, gas dan listrik milik Badan Usaha serta potensi daerah rawan bencana.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More