Forgot Password Register

Dadang Sebut Gagal Tampil di Osaka BMX Tak Ada Hubungan dengan Kualifikasi Olimpiade 2020

Dadang Sebut Gagal Tampil di Osaka BMX Tak Ada Hubungan dengan Kualifikasi Olimpiade 2020 Atlet BMX. (Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso)

Pantau.com - Timnas BMX Indonesia gagal berangkat ke Osaka BMX International yang akan berlangsung di Osaka, Jepang pada 25 November 2018.

Namun, Pelatih BMX Dadang Haries Purnomo mengatakan gagal tampil di Jepang tidak akan memengaruhi kualifikasi karena masih ada dua tahun untuk kualifikasi.

Memang awalnya dua atlet akan diberangkatkan mengikuti Osaka BMX Internasional untuk melakukan uji coba ke Olimpiade Tokyo 2020. Tapi, I Gusti Bagus dan Rio Akbar gagal berangkat karena mengalami cedera saat tampil di BMX Thailand Open 2018 yang baru berakhir bulan lalu.

Baca juga: Ratu BMX Indonesia Jalani 3 Bulan terapi Pasca Operasi

I Gusti Bagus Saputra sendiri mengalami cedera pada bagian hamstring sebelah kanan, sedangkan Rio Akbar mengalami pembekakan di bagian tulang rusuk sebelah kiri. Untuk itu, Dadang membatalkan keberangkatan tersebut.

Menurut Dadang, untuk perjalanan menuju kualifikasi ke Olimpiade masih ada dua tahun lagi, sehingga masih bisa memperbaiki ke depannya untuk mengejar poin.

"Iya saya batalkan. Parah sekali sih tidak, tapi mereka perlu waktu untuk pemulihan. Dan semoga saja bulan desember nanti bisa bertanding lagi," ujar Dadang saat dihubungi Pantau.com, Minggu (18/11/2018).

Sedangkan Dadang pun belum bisa memastikan akankah anak asuhnya bisa bertanding di akhir tahun ini. Namun ia mengatakan bahwa jika para atlet sudah cukup siap untuk bertanding akan mereka berangkatkan, semua tergantung pada kondisi para atlet.

Baca juga: Ini Harapan Atlet BMX I Gusti Bagus Saputra Usai Rebut Medali Perak

Untuk proses kualifikasi, Dadang juga mengatakan bahwa masih ada dua tahun untuk bisa mengejar poin agar lolos ke Olimpiade 2020. "Proses untuk kualifikasi Olympic kan dua tahun, jadi kita masih optimis untuk mengejar di 2019 & 2020. Sementara kita memang punya 3-4 Pembalap yang siap untuk Qualifikasi Olympic. Kalau kita tidak full team akan tambah sulit untuk meraih penuh," tambahnya.

Dadang menambahkan, percuma kalau hanya memberangkatkan sebagian tim atau individu, karena hanya memiliki sedikit peluang saja. Apalagi targetnya adalah 'Nation' untuk lolos ke Olimpiade.

"Target kita kan by Nation untuk lolos ke Olympic-nya. Kalau kita full team, peluang meraih poin sangat besar dibanding hanya berangkat by individu," tuntasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More