Pantau Flash
Prabowo: Rencana Pemindahan Ibu Kota Sudah Digodok Gerindra Sejak 2014
Anies Pastikan Pemprov DKI Lepas Saham di Perusahaan Bir Tahun Depan
Pemindahan Ibu Kota, Sri Mulyani: Kami Tidak Masukkan ke RAPBN 2020
Dua Kali Tertinggal, Madura United Tahan Imbang Persija 2-2
Zakir Naik Dipanggil Polisi Malaysia Terkait Berita Hoax dan China

Detik-detik Horor Ungkap Hilangnya Pendaki Gunung Himalaya

Detik-detik Horor Ungkap Hilangnya Pendaki Gunung Himalaya Pendakian Gunung HImalaya. (Foto:Twitter/@ITBP_official)

Pantau.com - Polisi Perbatasan Indo-Tibet telah merilis rekaman GoPro yang menunjukkan saat-saat terakhir sekelompok pendaki yang hilang di Himalaya diduga karena terperangkap longsor.

Untuk diketahui, kelompok yang terdiri dari empat oran itu berasal dari Inggris, dua orang Amerika, seorang Australia dan seorang pemandu wisata India berusaha mendaki puncak tertinggi kedua Himalaya, Nanda Devi, pada 26 Mei lalu.

Setelah operasi pencarian selama sebulan, tujuh mayat ditemukan setelah mereka terlihat dari helikopter militer pada 3 Juni lalu. Jenazah itu pada awalnya bagian dari ekspedisi 12-orang.

Baca juga: Ganasnya Puncak Everest Kembali Telan Korban, 11 Pendaki Tewas

Beruntung, empat warga Inggris berhasil melarikan diri sebelum diduga terkena longsoran salju. Sementara, pendaki kedelapan, pemimpin tim Inggris Martin Moran, hingga masih hilang. Kamera GoPro kelompok itu ditemukan terkubur di salju pada ketinggian 20.000 kaki, di dekat tempat tujuh mayat ditemukan. Polisi Perbatasan Indo-Tibet merilis klip rekaman berdurasi 154 detik yang menunjukkan jam-jam terakhir grup.

“Tiba-tiba kami melihat suara keras. Video menjadi kosong dan berhenti, ”kata juru bicara polisi Vivek Kumar Pandey, yang dilansir dari RT, Rabu (10/7/2019).

“Mereka sedang melintasi punggungan yang sangat berbahaya. Cornice salju pasti telah memberikan karena beratnya, memicu longsoran salju. "

Baca juga: Video Mengerikannya Jalur Gunung Piramid yang Renggut Nyawa Thoriq

Nambadia, wakil inspektur jenderal ITBP yang merencanakan operasi untuk mengambil mayat-mayat itu, mengatakan pemulihan mereka "sangat menantang" dan timnya yang kelelahan hancur ketika menemukan mayat-mayat itu.

Mereka sangat berhati-hati dalam menyingkirkan mereka dan membawa mereka turun gunung, melestarikan mereka di salju semalaman untuk mencegah pembusukan.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: