Pantau Flash
Jokowi Akan Undang Kapolri Senin Pekan Depan Tanya Kasus Novel
Menteri Tjahjo Ingin ASN Tetap Kerja 5 Hari dalam Seminggu
Basuki Akui Pembangunan Tol Kunciran-Serpong Sempat Terhenti 10 Tahun
Erick Thohir: Kasus Motor Harley Davidson Termasuk Kriminal
Polda Jabar Sebut Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi 15 Desember 2019

Dilarang Bawakan Lagu Lama oleh Mantan Label, Taylor Swift Geram

Dilarang Bawakan Lagu Lama oleh Mantan Label, Taylor Swift Geram Taylor Swift. (Foto: Instagram/taylorswift)

Pantau.com - Taylor Swift dilarang menyanyikan sejumlah lagu medley dalam ajang American Music Awards (AMA). Pelarangan itu seiring dengan perselisihan yang dialami Swift dengan mantan label musiknya, Big Machine Label Group.

Lagu-lagu tersebut bukan hanya dilarang dalam ajang AMA,  Swift juga tidak boleh menggunakannya dalam film dokumenter Netflix yang akan datang.

"Saya telah merencanakan untuk melakukan medley hit saya sepanjang dekade di acara itu. Scott Borchetta dan Scooter Braun sekarang mengatakan bahwa saya tidak diizinkan untuk menampilkan lagu-lagu lama saya di televisi karena mereka mengklaim akan merekam ulang musik saya sebelum saya diizinkan untuk tahun depan, "tulis Swift sepertj dilansir dari CNN, Jumat (15/11/2019).

Baca juga: Raih Penghargaan Artis Dekade Ini, Prestasi Taylor Swift Makin Mentereng

Pada bulan Juli, Swift menyebutnya "skenario terburuk," setelah mengetahui bahwa katalog musiknya telah dijual ke perusahaan milik Braun.

Ithaca Holdings dari Braun mengakuisisi Big Machine Label Group dari pendiri Borchetta pada akhir Juni. Kesepakatan itu bernilai $ 300 juta, menurut Billboard.

"Scott Bocchetta mengatakan kepada tim saya bahwa mereka akan mengizinkan saya menggunakan musik saya hanya jika saya melakukan hal-hal ini: Jika saya setuju untuk tidak merekam ulang versi copycat dari lagu-lagu saya tahun depan dan juga mengatakan kepada tim saya bahwa saya harus berhenti berbicara tentang dia dan Scooter Braun, "tulis Swift.

"Pesan yang dikirim kepadaku sangat jelas. Pada dasarnya, jadilah gadis kecil yang baik dan tutup mulut. Atau kamu akan dihukum," tambah Swift.

Kepada CNN, Perusahaan Scooter Braun mengklaim, memegang hak atas enam album pertama Swift.

Namun menurut Swift, hal tersebut keliru lantaran label itu tak memiliki andil dalam penulisan lagu. 

Baca juga: Taylor Swift, Musisi Perempuan Dengan Bayaran Tertinggi Versi Forbes

"Ini salah. Tak satu pun dari orang-orang ini yang memiliki andil dalam penulisan lagu-lagu itu. Mereka tidak melakukan apa pun untuk menciptakan hubungan yang saya miliki dengan penggemar saya," tulisnya.

Swift telah masuk ke label Big Machine dari album debut self-titled 2006-nya melalui "Reputation," 2017 kemudian dia pindah ke Universal Music Group.

Swift menduga dia hanya mengetahui penjualan ketika itu menjadi publik, klaim yang disengketakan oleh Jake Basden, Wakil Presiden Senior Komunikasi di Big Machine Label Group.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati
Category
Ragam

Berita Terkait: