
Pantau.com - Indonesia dipastikan tanpa gelar pada ajang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2018. Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang jadi satu-satunya wakil Merah Putih di babak semifinal harus kandas dari pasangan Jepang, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara dengan 12-21, 21-23 di Nanjing, China, Sabtu (4/8/2018).
Dengan hasil ini, maka Indonesia untuk pertama kalinya dipastikan tanpa gelar di ajang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis sejak 2014. Saat itu, China memborong tiga gelar juara dengan sisanya direbut Spanyol dan Korea Selatan.
Baca juga: Greysia/Apriyani Patahkan Rekor China Selama 14 Tahun di Kejuaraan Dunia
Aroma kemenangan Matsumoto/Nagahara sejatinya sudah terlihat di awal gim pertama. Perolehan poin pasangan peringkat delapan dunia ini tidak sekalipun mampu disamakan oleh Greysia/Apriyani. Keduanya mampu menutup interval gim dengan keunggulan 11-5.
Selepas jeda, ganda putri Indonesia sempat memperkecil keadaan hingga poin 12-16. Sayang, Matsumoto/Nagahara mampu meraih lima angka beruntun untuk merebut gim pertama dengan 21-12.
Di gim kedua, melalui permainan agresif Greysia/Apriyani mampu memberikan perlawanan untuk Matsumoto/Nagahara. Keduanya bahkan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 11-11.
Baca juga: Greysia/Apriyani Tapaki Semifinal Kejuaraan Dunia 2018, Marcus/Kevin Terhenti
Setelahnya, baik Greysia/Apriyani maupun Matsumoto/Nagahara sama-sama tampil ngotot untuk mencetak poin. Namun, pasangan Jepang ini kembali merebut gim kedua setelah memaksa Greysia/Apriyani bertekuk lutut dengan poin 23-21.
“Kami minta maaf karena kami main tidak seperti ekspektasi masyarakat Indonesia, pengurus PBSI, pelatih, bahkan ekspektasi diri kami sendiri. Kami coba untuk introspeksi kekurangan kami, jadi juara memang harus melewati banyak tahap,” ujar Greysia usai pertandingan.
“Matsumoto/Nagahara bermain cepat, pukulan mereka kencang. Pola main mereka agak beda dengan pasangan Jepang yang lainnya yang masih ada lob panjang, kalau mereka langsung menyerang terus,” timpal Apriyani.
- Penulis :
- Adryan N








