Forgot Password Register

Hizbullah Lebanon: AS Sadar Jika Serangan Terhadap Suriah Tak Akan Berakhir

Hizbullah Lebanon: AS Sadar Jika Serangan Terhadap Suriah Tak Akan Berakhir Kondisi Kota Suriah. (Foto: Reuters//Omar Sanadiki)

Pantau.com - Pemimpin Hizbullah Lebanon, Sayyed Hassan Nasrallah mengatakan, serangan barat yang digawangi Amerika Serikat, Inggris dan Prancis terhadap Suriah telah gagal.

"Militer Amerika Serikat tahu betul operasi besar melawan pemerintah dan tentara serta pasukan sekutu di Suriah tidak bisa berakhir," kata Nasrallah dalam unjuk rasa di Bekaa, Lebanon, Senin (16/4/2018).

"Setiap bentrokan seperti itu akan mengobarkan seluruh wilayah," katanya menambahkan.

Baca juga: Ini Kata Ketua DPR Soal Serangan Amerika Terhadap Suriah

Hizbullah Syiah, yang didukung Iran, menjadi sekutu penting Suriah dalam perang yang telah berlangsung tujuh tahun itu.  Gerakan militer dan politik Hizbullah, yang memiliki anggota di parlemen Lebanon, juga berjuang bersama tentara Suriah.

Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan, serangan pimpinan AS ke Suriah menunjukkan kegagalan kekuatan Barat dalam mencapai tujuan mereka di Suriah.

Bashar mengeluarkan pernyataan itu dalam pembicaraan telepon dengan Presiden Iran Hassan Rouhani, kata kantor berita negara SANA. Rouhani menelepon Assad setelah serangan pimpinan AS menghantam Suriah.

Baca juga: Presiden Prancis Minta Angkatan Militer AS Terus Gempur Suriah

"Serangan itu terjadi setelah pasukan penjajah, yang mendukung para teroris, menyadari bahwa mereka kehilangan kendali, merasa bahwa mereka kehilangan kepercayaan di depan rakyat mereka sendiri dan dunia," kata Bashar.

Ia menyoroti tekad negaranya untuk terus memerangi kalangan teroris di Suriah.

Sementara itu, Rouhani menyatakan kecaman kerasnya atas serangan peluru kendali tersebut, yang dilakukan bersama-sama oleh Amerika Serikat, Inggris dan Prancis. Rouhani juga menekankan dukungan Iran kepada pemerintah Suriah.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More