Pantau Flash
Kata Mahfud, KPK Tak Bisa Kembalikan Mandat ke Presiden
Soal Revisi UU Minerba, Jonan: Pernyataan Pemerintah Bisa Pengaruhi Harga
Suasana Memanas, OKI Gelar Pertemuan Luar Biasa Bahas Aksi Paksa Israel
Jokowi Diminta untuk Segera Melantik 5 Pimpinan Baru KPK
Rizki/Della ke Final Vietnam Open 2019, Anggia/Pia Terhenti

Ini 5 Masalah Kesehatan yang Ditandai dengan Keringat, Hati-hati Lho

Ini 5 Masalah Kesehatan yang Ditandai dengan Keringat, Hati-hati Lho Ilustrasi olahraga. (Pixabay)

Pantau.com - Berkeringat berlebihan tentu membuat Anda tidak nyaman, entah itu karena sebuah interview pekerjaan atau kegiatan outdoor. Meski tak nyaman, keringat sangat penting untuk mengatur suhu tubuh Anda; keringat dapat membuat Anda tetap dingin.

Bukan hanya itu, keringat ternyata dapat mengungkapkan kondisi tentang tubuh Anda. Keringat berisi informasi penting yang dapat menunjukkan apa yang menjadi masalah kesehatan Anda.

Berikut 5 tanda bahwa keringat menunjukkan masalah kesehatan Anda, dikutip dari Live Strong.

1. Stres


Ilustrasi stres. (Shutterstock)

Setelah menjalani rutinitas sehari-hari, Anda mungkin mencium sedikit bau akibat keringat. Menurut International Hyperhidrosis Society, Anda memiliki dua jenis kelenjar keringat. 

Kelenjar eccrine yang terdapat banyak di tubuh Anda akan memproduksi keringat yang tak berbau. Sedangkan, kelenjar apocrine --yang ditemukan di ketiak dan pangkal paha, akan menghasilkan cairan yang kemudian bercampur dengan bakteri di permukaan kulit.

Menurut Mayo Clinic, kelenjar apocrine bertanggung jawab untuk bau badan Anda. Dan disinilah masalahnya; tekanan emosional akan memicu kelenjar apocrine, 

Baca juga: Pengidap Diabetes Harus Pertimbangkan untuk Sarapan Susu Setiap Hari

2. Kadar gula rendah

Ilustrasi olahraga. (Pixabay)

University of Michigan Medicine menilai, keringat yang berlebih mungkin menandakan bahwa gula darah Anda terlalu rendah. Ketika gula darah turun di bawah 70 miligram per desiliter, Anda mungkin akan menghasilkan keringat yang berlebih.

Hal itu karena ketika tubuh berada di bawah tekanan akan melepaskan hormon adrenalin, yang akan membuat Anda berkeringat.

American Diabetes Association mengatakan, gejala gula darah rendah --termasuk mual, sakit kepala, gampang marah dan detak jantung cepat.

3. Aktif

Ilustrasi olahraga. (Pixabay)

Apa Anda mengalami basah kuyup usai melakukan olahraga sementara teman Anda bersusah payah untuk mendapatkan keringat? Keringat itu bisa menjadi tanda bahwa Anda dalam kondisi fisik yang aktif.

Sebuah studi pada April 2014 di PLUS ONE menemukan bahwa orang yang sehat secara fisik cenderung berkeringat lebih cepat dan dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan dengan rekan mereka kurang aktif.

Baca juga: Rutin Konsumsi Buah dan Sayur Bisa Turunkan Resiko Darah Tinggi

4. Dehidrasi


Keringat yang berlebih juga bisa diartikan Anda kehilangan banyak air. Jika baju Anda selalu basah, Anda harus banyak memperoleh H2O untuk menghindari dehidrasi.

Cara mudah untuk mengetahui apakah Anda mengalami dehidrasi adalah dengan memeriksa warna urin. Ketika urin berwarna kuning gelap, Anda berarti mengalami dehidrasi.

The American Council on Exercise (ACE) merekomendasikan minum 8 ons air, 30 menit sebelum latihan, kemudian 7 sampai 10 ons setiap 10 hingga 20 menit selama olahraga.

5. Elektrolit rendah

Ilustrasi. (Pixabay)

Air bukan satu-satunya hal yang akan menghilang ketika Anda mengalami keram. Elektrolit esensial --natrium, klorida, kalium, magnesiunm, dan kalsium, juga terdapat dalam keringat. Jika Anda mengalami pusing atau keram otot, Anda mungkin mensekresi terlalu banyak natrium, menurut ACE.

Mengganti natrium penting untuk menjaga keseimbangan elektrolit yang tepat dan fungsi tubuh yang sehat.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Ragam