Pantau Flash
BI Prediksi Turis Muslim Akan Capai 158 Juta Orang Tahun Depan
Utang Luar Negeri Indonesia Menjadi 395,6 Miliar Dolar AS
Tol Terpeka Digratiskan Selama Sebulan
Tol Terpeka Diklaim Jadi Jalur Produktif Pulau Sumatera-Jawa
Rupiah Menguat 20 Poin, Kini di Angka Rp14.058-14.120

Iuran BPJS Naik, Warganet Kesal dan Sindir Jokowi

Iuran BPJS Naik, Warganet Kesal dan Sindir Jokowi Warga mengisi formulir Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di kantor BPJS Kesehatan Jakarta Timur, di Jakarta, Rabu (30/10/2019). (Foto: Antara/M Risyal Hidayat)

Pantau.com - Kenaikan iuran BPJS Kesehatan kali ini menjadi trending topic di media sosial, Twitter. Itu terjadi usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Praktis, kini peserta BPJS Kesehatan harus membayar iuran lebih besar dari sebelumnya. Pemerintah memandang perlu dilakukan penyesuaian beberapa ketentuan Perpres 82 tahun 2018.

Pembahasan tentang BPJS yang naik ini ramai di twitter hari ini. Terpantau, hingga pukul 11.00 WIB, ada belasan ribu tweet yang ramai memperbincangkan ini.

Baca juga: Iuran BPJS Kesehatan Naik, Ini Dampaknya

Dilihat Pantau.com, Rabu (30/10/2019), beragam tweet mengomentari isu kenaikan iuran BPJS kesehatan. Kebanyakan, para netizen mengkritik Presiden Jokowi dengan sarkas.

"Salah milih Presiden, semua dibebankan kepada masyarakat, sementara para Pejabat BPJS menikmati fasilitas seperti tunjangan dan gaji yang besar, dimana rasa keadilan seperti yang tertulis dalam Pancasila dan UUD 1945?" cuit @m*rs*s*ka

"Waah prestasi yg sangat bagus,, dan menyengsarakan," tulis akun @c*b*pak*1

Sementara itu, ada juga yang berkomentar secara gamblang mengenai keputusan tersebut. Dasarnya, mereka kecewa karena keputusan menaikkan iuran BPJS membuat rakyat menjadi lebih terbebani.

Baca juga: Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik!

"Pilihan yg sulit bg pemerintah disela ketidak mampuan tim ekonomi menciptakan pemasukan negara yg cukup. Kenaikan BPJS ini pukulan yg berat bg rakyat pengunanya, krn akhirnya rakyat semakin bertambah bebannya. Padahal semestinya NEGARA HADIR MENGAMBIL BEBAN RAKYAT..!," kritik habis @Fer****d*a**an.

"Jikalau kenaikan ini berimbas dengan peningkatan pelayanan dan kualitas obat si mending!! Masalahnya pasien BPJS sering dianak tirikan dibandingkan pasien umum," tulis @**sen**0*.

Lantas ada pula yang membuat kepanjangan BPJS yang membuat ngakak. "BPJS, Bapak Presiden Jokowi Sehat?," tulis @s**a*n** dimana menerima ratusan likes.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Ekonomi

Berita Terkait: