Pantau Flash
Jokowi Akan Undang Kapolri Senin Pekan Depan Tanya Kasus Novel
Menteri Tjahjo Ingin ASN Tetap Kerja 5 Hari dalam Seminggu
Basuki Akui Pembangunan Tol Kunciran-Serpong Sempat Terhenti 10 Tahun
Erick Thohir: Kasus Motor Harley Davidson Termasuk Kriminal
Polda Jabar Sebut Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi 15 Desember 2019

Jojo Sumbang Poin Pertama untuk Indonesia

Headline
Jojo Sumbang Poin Pertama untuk Indonesia Jonatan Christie. (Foto: Dok. PBSI)

Pantau.com - Jonatan Christie berhasil mempersembahkan poin pertama bagi Indonesia melawan Thailand pada semifinal beregu putra SEA Games 2019.

Jojo -sapaan akrab Jonatan- berhasil mengalahkan Kantaphon Wangcharoen lewat pertandingan tiga gim dengan 22-20, 8-21, dan 21-18 di Muntinlupa Sports Complex, Filipina, Senin (2/12/2019). 

"Puji Tuhan bisa lolos dari hari pertama, yang biasanya selalu nggak enak. karena kondisi lapangan, angin dan shuttlcock-nya yang berbeda. Kemarin sudah sempat coba lapangan, tapi nggak lama, karena bisnya terlambat. Jadi tadi lumayan penyesuaian dulu," ungkap Jojo.

Baca Juga: Jumpa Thailand, Ini Susunan Pemain Beregu Putra

Namun Jojo tidak mudah untuk bisa meraih kemenangan melawan Wangcharoen pada laga sore ini. Peraih medali emas Asian Games 2018 ini sempat tertinggal 11-14 dari Wangcharoen pada gim pertama. 

Namun Jojo yang tidak menyerah begitu saja juga tampil luar biasa. Ia sukses menyentuh gamepoint terlebih dahulu sebelum akhirnya merebut set pertama dengan keunggulan 22-20.

Memasuki gim kedua, kondisi angin lapangan yang tidak menentu ternyata menjadi kesulitan tersendiri bagi Jojo. Akibatnya ia harus tertinggal jauh 8-21 dari tunggal putra peringkat 13 dunia ini. 

Baca Juga: Fadia/Ribka Antarkan Indonesia Tantang Thailand di Final

Di gim penentuan, Jojo langsung tancap gas untuk mengambil alih permainan. Bener saja, ia mampu unggul sejak awal tanpa mampu terkejar sebelum akhirnya merebut kemenangan dengan 21-8. 

"Puji Tuhan bisa lolos dari hari pertama, yang biasanya selalu nggak enak. karena kondisi lapangan, angin dan shuttlcocknya yang berbeda. Kemarin sudah sempat coba lapangan, tapi nggak lama, karena bisnya terlambat. Jadi tadi lumayan penyesuaian dulu," jelas tunggal putra ranking enam dunia tersebut.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Reza Saputra
Category
Olahraga

Berita Terkait: