Forgot Password Register

'Kangkangi' Temuan CIA Soal Khashoggi, Trump Malah Ucap Janji Setia untuk Saudi

'Kangkangi' Temuan CIA Soal Khashoggi, Trump Malah Ucap Janji Setia untuk Saudi Presiden AS Donald Trump. (Foto: Reuters/Jonathan Ernst)

Pantau.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan, akan tetap menjaga kesetiannya pada Arab Saudi di tengah serangan terhadap putra mahkota Mohammed bin Salman, yang disebut-sebut menjadi otak pembunuhan wartawan The Washington Post Jamal Khashoggi. 

"Amerika Serikat akan terus menjadi mitra setia Arab Saudi untuk mengamankan kepentingan-kepentingan negara kita, Israel dan seluruh mitra lainnya di kawasan," kata Trump.

Baca juga: Prancis Jatuhkan Sanksi untuk Arab Saudi Soal Kematian Khashoggi

Trump menyatakan, tidak akan membatalkan kontrak-kontrak militer dengan Kerajaan Saudi. Trump menyatakan bahwa pembatalan itu akan menjadi langkah "bodoh", yang hanya akan menguntungkan Rusia dan China.

Trump mengatakan badan-badan intelijen AS sedang mempelajari bukti-bukti soal pembunuhan Khashoggi di dalam Konsulat Saudi di Istanbul  Turki, pada 2 Oktober lalu. Serta, siapa yang merencanakan pembunuhan tersebut.

"Memang bisa saja bahwa Putra Mahkota tahu soal kejadian tragis ini, mungkin dia tahu, mungkin juga tidak!" kata Trump dalam pernyataan yang dikeluarkan Gedung Putih.

Pernyataan Trump tentu saja bertolakbelakang dengan Badan Intelijen Pusat (CIA), yang meyakini bahwa pembunuhan Khashoggi diperintahkan secara langsung oleh sang putra mahkota.

Baca juga: 18 Warga Saudi yang Diduga Terlibat Pembunuhan Khashoggi Dilarang Memasuki Jerman

Pangeran Mohammad bin Salman adalah penguasa sebenarnya di Arab Saudi dan ia dikenal luas dengan nama kependekan, MbS.

"Hak asasi manusia itu harus berarti sesuatu, lebih dari sekedar kata-kata. Dan itu berarti (harus) bangkit serta mengutuk pembunuhan yang keterlaluan oleh sebuah pemerintah asing. Setiap orang yang memainkan peranan dalam pembunuhan ini harus diadili," tegas Senator Dianne Feistein.

Para anggota parlemen asal Demokrat dan Republik telah medesak Trump untuk menghentikan dukungannya bagi MbS terkait kasus Khashoggi, tapi sang presiden enggan melakukannya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More