Forgot Password Register

Headlines

Kata Putin Soal 2 Pria yang Dituduh Berupaya Membunuh Skripal dengan Novichok

Kata Putin Soal 2 Pria yang Dituduh Berupaya Membunuh Skripal dengan Novichok Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters/Mikhail Metzel)

Pantau.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, pihaknya mengetahui jati diri dua pria yang dituduh Inggris terlibat langsung dalam upaya pembunuhan mantan agen mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya, di Salisbury Inggris.

Jaksa Inggris menyebut nama dua warga Rusia, Alexander Petrov dan Ruslan Boshirov. Mereka mengatakan dua pria itu berusaha membunuh Sergei dan Yulia dengan racun saraf militer Novichok.

Baca juga: Serangan Syaraf di Inggris Dipastikan Gunakan Racun Novichok

Putin mengatakan, kedua terduga pelaku itu merupakan warga sipil biasa. Ia melanjutkan, tidak ada hal khusus atau catatan kejahatan menyangkut keduanya. 

"Kami tentu memeriksa siapa sih mereka ini. Kami tahu siapa mereka, kami sudah menemukannya. Yah, saya harap mereka akan muncul sendiri dan berbicara tentang mereka sendiri. Itu akan lebih baik buat semua," katanya.

"Tidak ada hal yang khusus soal ini, bahkan menyangkut kejahatan, saya bisa jamin. Lihat saja nanti. Tentu saja mereka adalah warga sipil. Saya ingin mereka mendengar kita hari ini. Mereka akan muncul di suatu tempat, kepada Anda, media massa.

Inggris mengatakan kedua tersangka itu adalah petugas intelijen militer Rusia. Namun, Rusia telah berkali-kali membantah terlibat dalam kejadian tersebut.

Baca juga: Gandeng China, Rusia Gelar Latihan Militer Terbesar Pasca Jatuhnya Uni Soviet

Skripal adalah bekas kolonel yang bertugas pada dinas intelijen militer Rusia. Ia mengkhianati puluhan agen intelijen Rusia, dan menyatakan bergabung dengan dinas intelijen MI6 Inggris.

Bersama putrinya, Skripal ditemukan terkapar tidak sadarkan diri di sebuah bangku di kota Salisbury, Inggris, pada Maret lalu. Keduanya dirawat di rumah sakit selama berminggu-minggu sebelum akhirnya dipulangkan.

Dawn Strugess, perempuan tinggal di kota dekat Salisbury, meninggal pada Juli, sementara rekannya -Charlie Rowley- jatuh sakit setelah menemukan botol parfum Nina Ricci palsu, yang berisi racun syaraf Novichok.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More