Forgot Password Register

Gandeng China, Rusia Gelar Latihan Militer Terbesar Pasca Jatuhnya Uni Soviet

Militer Rusia. (Foto: Reuters) Militer Rusia. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Rusia memulai latihan perang terbesarnya di dekat perbatasan dengan China pada Selasa (11 September 2019) waktu setempat, yang merupakan pertama kali sejak jatuhnya Uni Soviet.

Rusia mengerahkan mengerahkan 300 ribu prajurit dalam unjuk kekuatan, termasuk dalam latihan bersama dengan tentara China.

China dan Rusia telah menyelenggarakan latihan-latihan gabungan sebelumnya tetapi tidak dalam skala besar dan latihan Vostok-2018 (Timur 2018) memberi sinyal hubungan militer yang dekat dan mengirim pengingat tak terucapkan kepada Beijing bahwa Moskow mampu dan siap membela wilayah timur jauhnya yang jarang penduduk itu.

Baca juga: Dituduh Gunakan Bom Fosfor Gempur Suriah, Pentagon Kecam Rusia

Vostok-2018 berlangsung pada saat ketegangan meningkat antara Barat dan Rusia, dan NATO telah mengatakan bahwa pihaknya akan memantau latihan tersebut secara saksama, sedangkan Amerika Serikat menghadirkan kekuatan militernya di kawasan Asia-Pasifik.

Kementerian Pertahanan Rusia menyiarkan foto-foto mengenai sejumlah tank, kendaraan lapis baja, dan kapal-kapal perang yang sedang bergerak serta helikopter-helikopter tempur dan pesawat tempur sedang tinggal landas.

Dalam salah satu cuplikan, pasukan marinir Armada Utara Rusia dan satu brigade Artik terlihat turun dari sebuah kapal pendaratan besar di pantai yang berseberangan dengan Alaska.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahap pertama latihan yang akan berlangsung hingga 17 September, demikian kementerian itu dalam satu pernyataannya.

Kegiatan itu melibatkan pengerahan pasukan tambahan untuk kawasan timur jauh Rusia dan pembangunan angkatan laut yang melibatkan armada Pasifik dan Utara.

Baca juga: ASEAN-China Gelar Latihan Militer Bersama, Ada Apa?

Tujuan dari latihan itu untuk memeriksa kesiapan militer dalam menggerakkan pasukan, menguji pasukan infanteri dan angkatan laut bekerja sema, dan untuk menyempurnakan prosedur komando dan kendali. Tahap-tahap berikut dari latihan itu akan melibatkan latihan sesuai skenario defensif dan ofensif.

Rusia juga mengadakan latihan besar angkatan laut di bagian timur Laut Tengah bulan ini dan jet-jet tempurnya mulai mengebom kawasan Idlib, Suriah, kantung besar dan terakhir para pemberontak yang bertempur melawan Presiden Bashar Al Assad.

Lokasi latihan utama untuk Vostok-2018 berada 5.000 kilometer dari Moskow yang berarti latihan itu sepertinya bisa dilihat oleh Jepang, Korea Utara, Korea Selatan, China, dan Mongolia, yang tentaranya akan ikut serta dalam manuver-manuver akhir pekan ini

Share :
Komentar :

Terkait

Read More