
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan keputusan untuk mengakhiri penyerbuan terhadap Iran akan dibahas bersama Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu.
Trump menegaskan keputusan tersebut tidak akan diambil secara sepihak oleh Amerika Serikat.
Pernyataan itu disampaikan Trump ketika ditanya apakah ia akan menjadi satu-satunya pihak yang menentukan penghentian serangan terhadap Iran serta apakah Netanyahu memiliki peran dalam keputusan tersebut.
"Saya pikir itu bersifat bersama… sedikit banyak. Kami sudah berbicara. Saya akan membuat keputusan pada waktu yang tepat, tetapi semuanya akan dipertimbangkan," kata Trump kepada surat kabar The Times of Israel.
Trump juga menegaskan bahwa komunikasi antara pemerintah Amerika Serikat dan Israel telah dilakukan terkait perkembangan situasi tersebut.
Amerika Serikat dan Israel diketahui mulai menyerang sejumlah target di Iran pada 28 Februari 2026.
Serangan tersebut menyasar berbagai lokasi strategis, termasuk wilayah ibu kota Teheran.
Serangan itu dilaporkan menyebabkan kerusakan di sejumlah lokasi.
Selain kerusakan infrastruktur, serangan tersebut juga menimbulkan korban di kalangan warga sipil.
Iran kemudian melancarkan serangan balasan terhadap wilayah Israel.
Selain menargetkan Israel, Iran juga menyerang sasaran militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Pemerintah Iran menyatakan serangan balasan tersebut dilakukan sebagai bentuk pertahanan diri atas serangan yang sebelumnya dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







