Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

China Siap Ambil Langkah Lindungi Keamanan Energi di Tengah Gejolak Pasar Global

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

China Siap Ambil Langkah Lindungi Keamanan Energi di Tengah Gejolak Pasar Global
Foto: (Sumber : Arsip foto - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun. ANTARA/Desca Lidya Natalia..)

Pantau - Pemerintah China menyatakan siap mengambil langkah yang diperlukan untuk menjamin keamanan energi nasional di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan gejolak pasar energi global.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers di Beijing pada Senin 9 Maret.

"Keamanan energi adalah hal sangat penting bagi perekonomian global. Semua pihak bertanggung jawab untuk memastikan pasokan energi yang stabil dan bebas hambatan. China akan melakukan apa yang diperlukan untuk melindungi keamanan energi itu," kata Guo Jiakun.

China Naikkan Harga Bensin dan Solar

Sementara itu, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China mengumumkan bahwa pemerintah akan menaikkan harga eceran bensin dan solar domestik mulai Selasa.

Kebijakan tersebut diambil sebagai dampak dari kenaikan harga energi di pasar global.

"Harga bensin dan solar domestik masing-masing akan naik sebesar 695 yuan sekitar Rp1,6 juta dan 670 yuan sekitar Rp1,6 juta per ton," menurut pernyataan resmi.

Penyesuaian tersebut menjadi kenaikan harga paling signifikan untuk bensin dan bahan bakar diesel di China sepanjang tahun 2026.

Pemerintah juga meminta tiga perusahaan minyak terbesar di negara tersebut untuk memastikan pasokan energi tetap stabil.

Tiga perusahaan tersebut adalah China National Petroleum Corporation, Sinopec, serta China National Offshore Oil Corporation.

Perusahaan-perusahaan tersebut bersama kilang minyak lainnya diminta mengatur produksi dan transportasi produk minyak secara tepat guna menjaga stabilitas pasokan energi.

China diketahui memiliki mekanisme penetapan harga produk minyak domestik yang mengikuti perubahan harga minyak dunia.

Dalam mekanisme tersebut, apabila harga minyak dunia berubah lebih dari 50 yuan per ton dan bertahan selama 10 hari kerja, maka harga bensin dan diesel di pasar domestik akan disesuaikan secara proporsional.

Konflik Timur Tengah Picu Ketegangan Energi Global

Situasi pasar energi global turut dipengaruhi oleh konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan ke wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah sebagai bentuk tindakan pertahanan diri.

Ketegangan tersebut berdampak pada aktivitas pengiriman energi global.

Pengiriman melalui Selat Hormuz hampir terhenti akibat meningkatnya eskalasi konflik di kawasan tersebut.

Selat Hormuz merupakan jalur utama ekspor minyak dan gas dari kawasan Teluk Persia.

Jalur tersebut menyumbang sekitar 20 persen dari perdagangan global minyak, produk petroleum, dan gas alam cair.

Penulis :
Ahmad Yusuf