Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Presiden Iran Minta Dukungan Rusia di Tengah Serangan AS dan Israel

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Presiden Iran Minta Dukungan Rusia di Tengah Serangan AS dan Israel
Foto: (Sumber : Arsip foto - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian. ANTARA/Anadolu/py..)

Pantau - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa Iran berharap Rusia menggunakan pengaruhnya di tingkat internasional untuk mendukung hak-hak sah Iran di tengah serangan Amerika Serikat dan Israel.

Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian dalam percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dalam pembicaraan tersebut Pezeshkian menekankan harapan agar Rusia memanfaatkan potensinya di arena internasional untuk mendukung hak rakyat Iran di tengah serangan yang sedang berlangsung dari Amerika Serikat dan Israel.

Ia juga membantah klaim yang menyebut bahwa Teheran melakukan serangan terhadap Azerbaijan.

Iran Tegaskan Hak Membela Diri

Sementara itu Perwakilan Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Amir Saeid Iravani menyatakan bahwa Iran akan terus membela diri hingga agresi dan serangan yang disebutnya sebagai tindakan barbar dari Amerika Serikat dan Israel dihentikan.

Ia menegaskan bahwa Iran menjalankan hak melekat untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Ia mengatakan respons yang dilakukan Iran merupakan tindakan sah, perlu, dan proporsional sebagai bentuk pertahanan diri.

Iravani juga menjelaskan bahwa Iran hanya menargetkan sasaran militer sebagai tanggapan terhadap agresi yang ditujukan kepada negaranya.

Serangan dan Serangan Balasan di Timur Tengah

Pada Sabtu 28 Februari Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran termasuk di Teheran.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan serta menimbulkan korban jiwa di kalangan sipil.

Serangan tersebut juga mengakibatkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur.

Setelah serangan itu Iran kemudian melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di berbagai wilayah Timur Tengah.

Serangan balasan tersebut disebut sebagai tindakan pertahanan diri dari Iran.

Penulis :
Aditya Yohan