Forgot Password Register

Kemenkumham: Kapolri Tak Perlu Dihadirkan Rapat Perumusan RUU Terorisme

Prof Enny Nurbaningsih (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi) Prof Enny Nurbaningsih (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Kepala Bidang Pembinaan Hukum dan Nasional Kementerian Hukum dan HAM (BPHN Kemenkum HAM) Prof Enny Nurbaningsih menegaskan tidak perlu menghadirkan Jenderal Kapolri Tito Karnavian dalam rapat perumusan Rancangan Undang-Undang (RUU) Terorisme.

"Sebaiknya tidak (dihadirkan), ini udah di ujung tanduk. Sudah (sisa) setengah persen," ujar Enny kepada awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Baca juga: Ketua Pansus RUU Terorisme Minta Kapolri Hadiri Rapat

Enny megatakan, semua unsur keamanan seperti Kapolri, Panglima TNI, Menko Polhukam, dan BNPT tetap di bawah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM), sehingga keputusan berada dibawah kementerian yang tengah dipimpin Yasonna Laoly. 

"Dan pemegang (keputusan) Pak Menkumham. Penanggungjawab Pak Menkumham," kata Enny.

Kendati demikian, Enny akui pihaknya telah melakukan berbagai diskusi yang di dalamnya melibatkan Menteri Pertahanan, Panglima TNI, Menko Polhukam, Kapolri, dan BNPT.

"Tapi sekali lagi kami sudah pelajari semua pihak termasuk CSO, karena kita bahas UU harus hati-hati dan komprehensif. (RUU) sudah 2 tahun, sudah mau selesai," imbuhnya.

Baca juga: Kapolri Desak DPR Segera Selesaikan RUU Terorisme

Hasil diskusi itu telah menyepakati satu kesimpulan yang resminya melalui penandatanganan para pimpinan pemerintah, sehingga dipastikan satu suara dan sepakat.

"Kalau alternatif tanpa kata dapat itu sudah ditandatangani semua unsur pemerintah. Lengkap," katanya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More