Forgot Password Register

Korea Utara Merugi Usai Hancurkan Tempat Uji Coba Nuklirnya?

Korea Utara Merugi Usai Hancurkan Tempat Uji Coba Nuklirnya? Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat uji coba nuklir. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Korea Utara menepati janjinya dengan meledakkan terowongan di tempat uji nuklirnya pada Kamis (24 Mei 2018) waktu setempat. Hal tersebut guna melancarkan pertemuan tingkat tinggi dengan Amerika Serikat.

Korea Utara meledakkan enam uji nuklirnya di Punggye-ri, yang terdiri atas terowongan di bawah gunung Mantap yang terletak di bagian timur laut negara itu.

Sekelompok kecil media asing, yang dipilih Korea Utara, menyaksikan penghancuran itu, yang menurut Pyongyang adalah bukti tekadnya mengakhiri uji nuklir. Penghancuran tempat itu dimulai sekitar pukul 11.00 dengan meledakkan dan meruntuhkan terowongan serta pos pengamatan.

Baca juga: Donald Trump Batalkan Pertemuan dengan Kim Jong Un

Kantor berita Korea Utara KCNA melaporkan ketiadaan kebocoran bahan radioaktif atau dampak buruk apa pun pada lingkungan hidup di sekitarnya.

"Pembongkaran tempat uji nuklir dilakukan sedemikian rupa untuk membuat semua terowongan di tempat uji itu runtuh akibat ledakan dan sepenuhnya menutup pintu masuk terowongan itu, dan pada saat yang sama, meledakkan beberapa sarana penjagaan dan pos pengamatan di tempat tersebut," kata KCNA.

Pemerintah Korea Selatan menyambut penghancuran tempat percobaan itu dengan menyebutnya "langkah pertama bermakna untuk pewujudan pelucutan nuklir sepenuhnya, yang diungkapkan Korea Utara dalam pertemuan antar-Korea".

Baca juga: Nah Lho... Donald Trump Dilarang Blokir Netizen yang Mengkritiknya di Twitter

Namun, Presiden AS donald trump membatalkan rencana konferensi bersejarah dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Bahkan setelah korea utara menindaklanjuti janji untuk melucuti terowongan tempat uji coba nuklirnya.

Sedianya, pertemuan kedua tokoh itu akan dilaksanakan di Singapura pada 12 Juni mendatang. 

"Dengan berat hati, berdasarkan kemarahan yang dahsyat dan permusuhan yang terbuka yang ditampilkan pada pernyataan Anda yang terbaru, saya merasa bahwa ini akan menjadi tidak tepat, saat ini, untuk melaksanakan perjanjian yang telah lama direncanakan ini," kata Trump seperti dkutip Pantau.com dari Reuters, Kamis (24/5/2018).

Share :
Komentar :

Terkait

Read More