Pantau Flash
Jokowi kepada Seluruh Kementerian: Belanjakan DIPA 2020 Secepat-cepatnya
Timnas U-22 Indonesia Terancam Tanpa Pemain Senior di SEA Games 2019
YLKI Desak Anies Baswedan Atur Keberadaan Otopet Listrik
Puan: Brimob Harus Makin Galak dengan Terorisme!
Penerimaan Bea Keluar Nikel Ekspor Melonjak Akibat Larangan Ekspor

Leclerc Kecewa dengan Taktik Ferrari, Kepala Tim Pasang Badan

Leclerc Kecewa dengan Taktik Ferrari, Kepala Tim Pasang Badan Pembalap Ferrari, Charles Leclerc. (Foto: Crash)

Pantau.com - Kepala tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto, pasang badan untuk membela strategi pitstop yang diterapkan tim di Grand Prix Singapura, Minggu 22 September 2019, yang membawa Sebastian Vettel mengalahkan rekan satu timnya, Charles Leclerc.

Leclerc, yang start dari pole position, terlihat mampu mengendalikan balapan dan mengincar kemenangan ketiganya secara beruntun musim ini setelah Belgia dan Italia. Namun, Vettel masuk pit lebih awal untuk melompati Leclerc lewat taktik yang disebut undercut.

Pembalap asal Jerman itu meraih kemenangan pertamanya sejak terakhir naik podium teratas di Belgia, Agustus 2018. Kedua driver itu pun mempersembahkan finis 1-2 bagi Ferrari sejak terakhir kali tim itu merasakan hal serupa pada GP Hungaria 2017.

Baca juga: Juara GP Singapura, Vettel Buktikan Masih Bertaji

Leclerc mengeluhkan kekesalannya lewat radio, namun Binotto mengatakan jika memasukkan Vettel ke pit lebih awal menjadi keputusan yang tepat demi keunggulan tim secara umum. Strategi itu terbukti menghalangi pembalap Red Bull Max Verstappen dan Valtteri Bottas dari tim Mercedes untuk melakukan undercut di depan Ferrari.

"Verstappen dan Bottas kala itu siap untuk pitstop, kami tahu itu, dan cara terbaik untuk melindungi posisi Sebastian adalah untuk menariknya," kata Binotto seperti dikutip dari Reuters, Senin (23/9/2019).

"Jadi itu adalah waktu yang tepat untuk menghentikan Seb (Vettel) dan oleh karena itu aku kira tidak perlu ada diskusi," tambahnya.

Biasanya, tim memasukkan mobil yang memimpin ke pit lebih dulu untuk memberinya keuntungan dengan ban yang lebih baru. Namun, Ferrari khawatir, Leclerc, yang menjalani tahun keduanya di Formula 1, bisa keluar di belakang mobil yang lebih lambat.

Baca juga: Hamilton Akui GP Singapura Bukan Tempat Mudah Kalahkan Leclerc

Pembalap yang menjalani tahun pertamanya dengan Ferrari itu pun melakukan pitstop satu lap setelah Vettel. Binotto juga tak menyangka Vettel bisa tampil lebih cepat (3,9 detik) dengan ban baru yang ia miliki. "Ketika kami menghentikan Sebastian, kami kira Charles yang berhenti satu lap berselang akan bisa tetap di depan Sebastian," kata Binotto.

Leclerc sendiri mengaku memahami situasi yang terjadi. Lantas hal itu tak menutup ambisinya untuk bisa menang di GP Rusia.

"Jelas aku ingin satu tempat lebih tinggi hari ini tapi ini bagian dari hidup. Terkadang berjalan demikian dan aku akan bangkit lebih kuat di Rusia," tukas sosok asal Monaco tersebut.

Tim Pantau
Editor
Kontributor - TAG
Penulis
Kontributor - RZS
Category
Olahraga

Berita Terkait: