Pantau Flash
Catat! Ada Denda Rp300 Ribu Jika Anda ‘Ngasal’ Kendarai GrabWheels
LAN: 37 Persen ASN Punya Latar Belakang Pendidikan Tak Sesuai Kompetensi
Saddil Ramdani Pamit dari Pahang FA
Chandra Hamzah Akan Pimpin BUMN Sektor Perbankan
Defisit APBN Melebar Mencapai 1,80 Persen di Oktober 2019

Juara GP Singapura, Vettel Buktikan Masih Bertaji

Juara GP Singapura, Vettel Buktikan Masih Bertaji Sebastian Vettel. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Pembalap Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, membutuhkan lebih dari satu tahun untuk meraih kemenangan ke-53 di Formula 1 usai menjuarai Grand Prix Singapura, Minggu 22 September 2019 malam.

Vettel merayakan kemenangannya di trek jalan raya yang bertabur sinar lampu, sementara rekan satu timnya, Charles Leclerc melengkapi kegembiraan tim berlogo kuda jingkrak itu sebagai runner-up.

"Semua mungkin tak berjalan lancar, ditambah saya membuat kesalahan ketika balapan di Monza, itu kesalahanku. Tapi secara keseluruhan itu bagian dari permainan. Saya telah menunggu dalam waktu yang sangat lama. Terkadang ini lah bagaimana keadaan bisa berbalik," ujar Vettel seperti dikutip Reuters.

Sebelumnya, Vettel tiba di Singapura di bawah tekanan setelah dia melintir di Monza dan dikenai sanksi oleh steward karena kembali ke trek dengan cara yang membahayakan. Juara dunia empat kali itu juga terakhir kali naik podium teratas di Belgia pada Agustus 2018.

Baca juga: Hasil Balap F1 GP Singapura: Vettel Juara, Hamilton Tak Dapat Podium

Sedangkan rekan satu timnya yang berusia 21 tahun, Leclerc mendapatkan hati para tifosi Ferrari setelah mempersembahkan kemenangan bagi tim Italia itu di balapan kandang sejak terakhir kali mereka menang pada 2010.

Satu pekan sebelum Monza, pebalap asal Monako itu membawa Ferrari menang untuk pertama kalinya musim ini ketika di Spa, Belgia. Setelah itu Leclerc bahkan disebut-sebut sebagai pebalap nomor satu Ferrari.

Di tengah kemenangan yang sedikit kontroversial di Singapura, setelah diuntungkan oleh strategi Ferrari yang melakukan pitstop lebih awal ketimbang Leclerc, podium itu sangat lah berarti bagi sang pembalap Jerman itu. "Saya mendapat banyak energi di beberapa akhir pekan belakangan lewat pesan yang aku terima dari rekan-rekan di dunia balap, dari mereka yang saya telah kenal lama tapi khususnya dari para fan," paparnya.

"Ketika kalian baca pesan itu dan perjuangan orang-orang dalam hidupnya, beberapa sangat mendalam dan pribadi, itu mengena dan memberiku banyak keyakinan untuk terus mencoba."

Sementara itu, Damon Hill, juara dunia 1996 pun memuji penampilan Vettel. Ia menilai pembalap Ferrari itu memberikan bukti kalau dirinya belum habis dan mampu bangkit.

"Saya kira banyak orang yang melihat balapan ini dan mengatakan orang ini telah usai masanya. Beberapa dari mereka mengatakan jika dia tak akan bisa kembali dari itu (penampilan buruk di Monza). Tapi lihat, dia melakukan itu hari ini,"jelasnya.

Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Olahraga

Berita Terkait: