Forgot Password Register

Pasar Ramadan Kampung Kauman, Alternatif Wisata 'Ngabuburit' di Yogyakarta

Pasar Ramadan Kampung Kauman, Alternatif Wisata 'Ngabuburit' di Yogyakarta Pasar Ramadan Kampung Kauman. (Foto: Antara)

Pantau.com - Pasar Sore Ramadan yang digelar di Kampung Kauman, Kota Yogyakarta, menjadi ajang wisata kuliner warga yang ingin berburu jajanan takjil sembari menunggu waktu berbuka puasa.

Pasar Ramadan dibuka di sepanjang gang berukuran dua meter di RW 10 Kampung Kauman, Jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta. Memasuki gang itu, pengunjung disambut dengan gapura dari rakitan bambu dengan hiasan caping yang dicat warna-warni.

"Yang datang ke sini bukan warga Yogyakarta saja, ada juga dari luar daerah seperti Magelang, Jawa Tengah," kata Ketua Pasar Sore Ramdhan, Jauzan saat ditemui di Pasar Sore Ramadan, di Kampung Kauman, Yogyakarta.

Baca juga: 10 Daftar Maskapai Termurah di Dunia, 3 Diantaranya dari Indonesia

Menurut Jauzan, Pasar Sore Ramadan sudah dirintis oleh warga setempat di sepanjang gang di Kampung Kauman itu sejak 1980-an. Selanjutnya dikoordinir secara rapi pengurus RW 10 hingga mendapat bantuan dari Pemda DIY.

"Seperti meja-meja untuk berjualan ini bantuan dari Pemda," kata dia.

Terdapat 53 tenda yang berdiri secara rapi di sepanjang gang itu. Pernak-pernik jajanan takjil yang dijual cukup beragam mulai dari jenis makanan tradisional seperti risol, apem, lumpia hingga kue lumpur. Ada dua penganan tradisonal yang konon hanya dapat ditemukan saat bulan puasa yakni kicak ketan dan kacang kumbon.

Selain itu, pengunjung juga dapat menemukan aneka sayur, minuman dan lauk pauk untuk hidangan berbuka puasa. Pasar Ramadan di Kampung Kauman itu berlangsung hingga H-1 Lebaran.

"Kemarin yang baru juga ada nasi briani, makanan dari India," kata Jauzan.

Pedagang takjil menjajakan daganganya di Pasar Sore Ramadan Kauman, Yogyakarta, Jumat (18/5). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/aww/18.

Menurut Jauzan, Pasar Sore Ramadan di Kampung Kauman tidak sekadar sebagai wahan untuk jual beli makanan. Wahana itu, juga bertujuan untuk menyemarakkan suasa Bulan Suci Ramadan, selain rangkaian kegiatan lainnya di Kampung Kauman seperti pengajian dan tadarus Al-Quran.

"Semakin mendekati Magrib, pengunjung justru semakin ramai berdatangan," kata dia.

Baca juga: Viral, Video Pemasangan Mahkota Patung Garuda Wisnu Kencana

Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta mengatakan penyelenggaraan Pasar Ramadan seperti yang ada di Kampung Kauman mampu menambah pergerakan wisatawan di Yogyakarta. Penyelenggaraan event-event khusus Ramadan seperti itu cukup penting di saat kunjungan wisata lesu selama Ramadan.

"Selain menjadi ajang ngabuburit warga setempat, sebetulnya event-event yang sengaja diciptakan selama Ramadan termasuk Pasar Ramadan mampu memberikan dampak pergerakan wisata," kata dia.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More