Pantau Flash
DPRD DKI: Anies Tak Pernah Berjanji Jika Tidak Lakukan Penggusuran
Menteri BUMN Pangkas Deputi Kementerian Jadi 3
Marquez Persembahkan Treble Crown untuk Lorenzo
Sesmenpora: Tidak Mungkin Indonesia Juara Umum Sea Games
Parah! Oknum Satpol PP Bobol Bank DKI Sejak Mei dengan Kerugian Rp32 Miliar

Pengamat: Terpilihnya Firli Sebagai Ketua KPK Baru Harus Disambut Optimis

Pengamat: Terpilihnya Firli Sebagai Ketua KPK Baru Harus Disambut Optimis Firli Bahuri (Foto: Antara)

Pantau.com - Pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing mengatakan terpilihnya Firli Bahuri sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 perlu disambut optimistis, mengingat dia telah melalui proses tahapan seleksi yang profesional.

"Perlu dilihat dari sudut optimisme, kenapa? Karena dia telah melalui proses seleksi yang profesional melalui pansel capim (panitia seleksi calon pimpinan) KPK," ujar Emrus saat dihubungi, Jumat (13/9/2019).

Baca juga: Irjen Firli Tuai Polemik Pimpin KPK, Wiranto: Kita Buktikan Kinerjanya!

Dia mengatakan proses seleksi yang telah dilalui oleh Firli dan empat pimpinan KPK baru terpilih lainnya sangat ketat, termasuk di antaranya uji kelayakan dan kepatutan serta pembuatan makalah disertai wawancara mendalam.

Menurut Emrus, terpilihnya Firli sebagai orang nomor satu di lembaga antirasuah Tanah Air membuktikan bahwa dia telah memenuhi kriteria-kriteria yang ditetapkan oleh pansel KPK.

"Firli ini adalah termasuk yang terbaik dari setiap tahapan, artinya dia telah melalui proses seleksi secara profesional," katanya.

Selain itu, lanjut dia, Firli juga dinilai telah mendapat dukungan politik dari legislatif. Hal itu dibuktikan saat Komisi III DPR memilih yang bersangkutan sebagai ketua KPK secara musyawarah.

"Dia mendapatkan posisi sebagai ketua KPK dengan cara musyawarah, tidak voting. Artinya bahwa Irjen Pol Firli Bahuri ini telah mendapat dukungan politik dari seluruh kekuatan politik di Senayan," kata Emrus.

Baca juga: Infografis Kontroversi Irjen Pol Firli Bahuri, Sang Nakhoda Baru KPK

Terkait adanya tudingan yang dilayangkan kepada Firli dalam sebuah jumpa pers di KPK, Emrus menyebut bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar lantaran bukan disampaikan oleh komite etik KPK.

"Soal kontroversialnya itu kan tidak diputuskan oleh dewan etika kan? yang memutuskan orang melanggar etika atau tidak adalah mereka yang ditugaskan untuk itu, dalam hal ini adalah dewan etika. Apakah itu diputuskan oleh dewan etika?," ujar dia.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: